Kekacauan penerbangan ini tak lepas dari eskalasi konflik yang memanas sejak Sabtu pagi waktu Iran. Serangan gabungan AS dan Israel dilancarkan, dengan klaim untuk menghilangkan ancaman dari rezim Iran. Netanyahu dan Trump bahkan merilis pernyataan terpisah yang mengisyaratkan dukungan untuk perubahan pemerintahan di Teheran.
Namun begitu, Iran tentu saja tak terima. Mereka menyebut serangan itu sebagai pelanggaran kedaulatan dan langsung berjanji membalas. Janji itu tak lama kemudian ditepati. Serangan balasan Iran menyasar pangkalan militer AS di seantero Timur Tengah.
Akibatnya, rentetan ledakan pun mengguncang kawasan Teluk. Laporan datang dari Bahrain, UEA, Qatar, hingga Kuwait semua merasakan dampaknya. Konflik yang jauh di sana, ujung-ujungnya terasa juga di layar keberangkatan bandara Bali malam ini.
Artikel Terkait
Dokumen Ungkap Upaya Terakhir Epstein Beli Istana Rp248 M Sebelum Ditangkap
Trump Umumkan Operasi Militer AS Skala Besar Dimulai di Iran
Polres Bogor Realisasikan Program Bedah Rumah ASRI untuk 13 Hunian Tidak Layak
AS dan Israel Luncurkan Serangan Besar, Desak Rakyat Iran Gulingkan Rezim