Sabtu pagi (28/2/2026) di Terminal Timbangan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, suasana tampak berbeda. Bukan hanya aktivitas angkutan biasa yang ramai, tapi juga semangat gotong royong dari jajaran Polda Sumsel bersama Forkopimda. Mereka berkumpul untuk menggelar program BELIDA, singkatan dari Bersih Lingkungan dan ASRI Daerah. Intinya, ini adalah aksi nyata mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah atau ASRI yang dicanangkan pemerintah.
Gerakan ini punya target yang jelas: zero sampah dan zero lubang di seluruh Sumatera Selatan. Apel pagi jadi pembuka, lalu langsung dilanjut aksi lapangan. Peserta turun membersihkan lingkungan, menata drainase, menertibkan rumput liar, dan tentu saja menangani jalan-jalan yang rusak atau berlubang.
Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, memimpin langsung. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa semua ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Hari ini kita menindaklanjuti apa yang menjadi perintah Bapak Presiden, melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI," kata Sandi.
Menariknya, gerakan di Sumsel punya ciri khas lokal. Mereka mengangkat ikon ikan Belida untuk memberi nuansa berbeda. Sandi bilang, ini bukan sekadar bersih-bersih, tapi juga bukti sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan.
"Di Sumatera Selatan kita memiliki ciri khas tersendiri, yaitu ikan Belida yang kita jadikan ikon untuk menciptakan nuansa yang berbeda, yaitu melaksanakan kegiatan bersih lingkungan dan ASRI di Sumatera Selatan, untuk mendukung program Bapak Presiden," jelasnya.
Artikel Terkait
Terminal Gilimanuk Resmi Terapkan Sistem E-Retribusi
Menteri Agama: Indeks Kerukunan Umat Beragama Indonesia Capai Puncak Sejarah
Ekspor Ikan Segar Capai Rp85 Juta via PLBN Badau ke Malaysia
AHY Khawatir Konflik Israel-Iran Ganggu Stabilitas Global dan Penerbangan Sipil