Semua barang itu berserakan, memperkuat kesan bahwa taman ini telah disalahgunakan.
Lalu, bagaimana para pelaku bisa masuk? Rupanya, mereka memanfaatkan celah. Celah sempit antara pagar taman dan dinding di dekat kolong Tol Cawang-Grogol, Jalan DI Panjaitan, menjadi akses gelap mereka. Celah itu adalah titik akhir pagar pembatas yang menyambung ke trotoar.
Kini, akses tersebut sudah ditutup. Upaya untuk mengamankan lokasi memang telah dilakukan. Namun begitu, pertanyaannya tetap ada: apakah ini cukup untuk mengembalikan fungsi taman sebagai ruang publik yang aman dan nyaman?
Artikel Terkait
Parade Imlek 2026 Warnai Jakarta, Wapres Gibran Dijadwalkan Hadir
Polisi Ungkap Sindikat Pencurian Kabel Telkom di Cileungsi, Pelaku Diduga Mantan Pekerja Rekanan
Indonesia Bergabung dengan Dewan Perdamaian Trump, Komitmen Palestina Diuji
Dua Badut Diduga Curi Motor Saat Warga Salat Jumat di Lamongan