Cak Imin Serukan Kesehatan Mental Jadi Agenda Strategis Nasional

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:15 WIB
Cak Imin Serukan Kesehatan Mental Jadi Agenda Strategis Nasional

“Itulah tantangan kita. Kita harus bergotong royong, mengatasi akibat sekaligus menyentuh pemicunya. Gangguan ini sifatnya kompleks,” tuturnya.

Karena itu, pendekatannya pun harus komprehensif. Bukan cuma mengobati luka di permukaan, tapi membongkar persoalan sampai ke akarnya. Caranya? Dengan memperkuat regulasi, memastikan anggaran tepat sasaran, dan membangun kolaborasi yang solid antara pemerintah dan elemen masyarakat lainnya.

Di sisi lain, Cak Imin mengingatkan bahwa membangun masyarakat bukan cuma soal menaikkan angka pendapatan. Kesejahteraan psikologis adalah fondasi yang tak boleh diabaikan. Mustahil membangun keberlanjutan jika mental masyarakat rapuh.

“Ketika masyarakat bertahan secara psikososial, mereka akan jadi pribadi yang tangguh. Kreatif. Dan pada akhirnya, menjadi kekuatan yang benar-benar berdaya,” tegasnya.

Dalam forum itu, ia juga menyampaikan apresiasi pada para pegiat dan akademisi, termasuk Ida Fauzia dari Universitas Indonesia. Pemerintah, lewat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), disebutnya terus berupaya memperluas akses layanan kesehatan jiwa.

Pidatonya ditutup dengan ajakan yang menggugah. “Hari ini, kita dituntut untuk bahu-membahu. Memastikan tidak ada seorang pun yang merasa sendirian memikul beban. Kita punya saudara, kita punya keluarga. Kita adalah satu kesatuan.”

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar