Wamendagri Minta Gubernur Kaltim Kaji Ulang Anggaran Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 11:05 WIB
Wamendagri Minta Gubernur Kaltim Kaji Ulang Anggaran Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

Sebelumnya, Gubernur Rudy Mas'ud sendiri sudah angkat bicara soal anggaran yang mengundang sorotan ini. Ia beralasan pengadaan mobil itu sudah sesuai aturan dan bertujuan menjaga marwah provinsi Kaltim.

Rincian soal anggaran fantastis itu pertama kali dijelaskan oleh Sekda Kaltim, Sri Wahyuni. Menurutnya, rencana ini bukan dibuat sembarangan, melainkan hasil pertimbangan matang terkait kebutuhan dinas dan efektivitas kerja gubernur.

Alasannya, medan di Kaltim dikenal ekstrem. Wilayahnya luas, dengan kondisi geografis yang berat. Mobil dinas gubernur, kata Sri, harus mampu menjangkau pelosok-pelosok terpencil untuk memastikan kerja pemerintahan berjalan.

"Pak Gubernur berkomitmen untuk memantau langsung setiap permasalahan di pelosok. Contohnya saat kunjungan ke Bongan, beliau ingin melihat sendiri kondisi jalan yang dikeluhkan warga. Untuk mencapai titik-titik krusial dengan medan seberat itu, dibutuhkan kendaraan yang andal dan representatif," papar Sri Wahyuni.

Jadi, di satu sisi ada tuntutan efisiensi dan kesesuaian dengan aturan pusat. Di sisi lain, ada argumen kebutuhan operasional di lapangan yang memang tidak mudah. Perdebatan ini tampaknya masih akan berlanjut.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar