"Alhamdulillah, ini mencerminkan bahwa kekuatan kita di grassroot masih solid," tegasnya.
Namun begitu, ada pekerjaan rumah yang ia garisbawahi. Penyamaan visi dan misi perjuangan antara pusat, daerah provinsi, hingga kabupaten dan kota mutlak diperlukan. Tanpa itu, langkah politik bisa tumpang tindih. Bagi Mardiono, perjuangan PPP ini bukan cuma soal merebut kursi kekuasaan. Lebih dari itu, ia menyebutnya sebagai ikhtiar untuk memperjuangkan kemaslahatan umat dan rakyat secara luas.
Posisi PPP dalam peta politik nasional juga ia singgung. Secara historis, partai ini selalu berada di barisan yang mendukung pemerintah, sebagai bentuk kontribusi membangun bangsa. Sinergi antara ulama dan umara pun ia tekankan, agar setiap kebijakan yang lahir tidak lepas dari nilai-nilai kebijaksanaan.
Dan untuk langkah ke depan, Kalimantan Barat rupanya masuk dalam radar khusus.
"Kalimantan Barat akan menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus dalam konsolidasi regional, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar kita bisa memperoleh mandat rakyat secara maksimal," pungkas Mardiono menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
OUE REIT Pertimbangkan Penjualan Gedung Ikonik One Raffles Place di Singapura
Percobaan Pembobolan Rumah Anggota DPRD Bogor Digagalkan Penjaga
400 Siswa Lolos Seleksi Tahap II SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Lanjut ke Tahap Terpusat
Paramount Land Bidik Penjualan Rp5,5 Triliun pada 2026, Andalkan Akses Tol Baru