Di Kantor Kementerian Kebudayaan Jakarta, Fadli Zon menerima kunjungan dari jajaran MD Entertainment. Mereka datang dengan agenda yang jelas: membicarakan masa depan film nasional. Pertemuan yang dipimpin langsung oleh produser ternama Manoj Punjabi itu berlangsung cukup hangat, membahas banyak hal mulai dari regulasi, kolaborasi, sampai upaya konkret memajukan budaya lewat layar lebar.
Fadli, dalam sambutannya, terlihat optimis. Ia menilai industri film dalam negeri lagi bagus-bagusnya. "Perkembangannya sangat baik," ujarnya. Tapi, kata dia, itu semua harus dijaga.
"Industri film kita bagus, harus kita jaga. Juga bagaimana terus menghidupkan agar masyarakat tetap ke bioskop," tegas Fadli dalam keterangan tertulis yang diterbitkan Sabtu (28/2/2026).
Menurut Menbud, keberhasilan itu tentu bukan kerja satu dua orang. Semua elemen kreatif berperan besar, mulai dari produser, sutradara, sampai para aktor di layar. Namun begitu, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah. Penguatan regulasi yang adil disebutnya kunci agar ekosistem perfilman tetap sehat dan berjalan berkelanjutan. Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan kualitas skenario lewat berbagai workshop, sekaligus mengurai simpul-simpul masalah yang selama ini membelit industri.
Refleksinya tak berhenti di dalam negeri. Fadli bercerita tentang pengalamannya bertemu sineas India dalam acara Waves di India bulan Mei tahun lalu. Dari sana, ia melihat langsung kekuatan film India yang didukung skenario solid dan digitalisasi yang maju. Pengalaman itu, ia akui, jadi bahan renungan berharga untuk meningkatkan daya saing film Indonesia.
Di sisi lain, Fadli merasa apresiatif. Banyak film Indonesia belakangan ini yang berhasil mengangkat realita keseharian dengan cara yang relevan dan menyentuh. Ia berharap kolaborasi dengan industri bisa melahirkan lebih banyak karya semacam itu. Film yang tak cuma menghibur, tapi juga punya misi kebudayaan yang kuat merekam musik, tradisi, bahasa, bahkan sampai ke ekspresi budaya seperti fesyen dan kuliner.
Artikel Terkait
OUE REIT Pertimbangkan Penjualan Gedung Ikonik One Raffles Place di Singapura
Percobaan Pembobolan Rumah Anggota DPRD Bogor Digagalkan Penjaga
400 Siswa Lolos Seleksi Tahap II SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Lanjut ke Tahap Terpusat
Paramount Land Bidik Penjualan Rp5,5 Triliun pada 2026, Andalkan Akses Tol Baru