Memang, rencana ini sempat terhambat. Ada masalah pemotongan dana bagi hasil untuk Jakarta yang bikin prosesnya tertunda. Tapi sekarang, Pemprov DKI klaim sudah menemukan jalan keluarnya. Mereka optimistis bisa merealisasikan program ini.
“Saya sudah sampaikan ke Bu Nana, kalau bisa tahun depan sekurang-kurangnya kita bisa memberangkatkan 100 orang LPDP,” jelas Pramono.
Yang menarik, program ini nantinya akan terbuka secara adil. Tak hanya untuk pelajar biasa, tapi juga bagi tenaga pendidik yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Pramono mendorong agar dukungan pendidikan di ibu kota tidak berhenti di level sarjana. Ia ingin merambah hingga magister dan doktoral.
Baginya, pendidikan adalah kunci utama. “Yang namanya pendidikanlah yang merubah nasib seseorang,” imbuhnya.
Dengan kata lain, komitmen Pemprov DKI untuk memperluas akses pendidikan tampaknya akan diwujudkan melalui program beasiswa lokal ini. Langkah konkretnya tinggal menunggu waktu.
Artikel Terkait
Donny Warmerdam Akhirnya Kembali Bermain Setelah Cedera 6 Bulan
Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Laut di Maluku Barat Daya
Sidang Vonis Korupsi Pertamina Ricuh, Ditunda hingga Dini Hari
Siswi SMP Dibawa Kabur dan Jadi Korban Pencabulan Usai Dikenal di Grup WhatsApp