Memang, rencana ini sempat terhambat. Ada masalah pemotongan dana bagi hasil untuk Jakarta yang bikin prosesnya tertunda. Tapi sekarang, Pemprov DKI klaim sudah menemukan jalan keluarnya. Mereka optimistis bisa merealisasikan program ini.
“Saya sudah sampaikan ke Bu Nana, kalau bisa tahun depan sekurang-kurangnya kita bisa memberangkatkan 100 orang LPDP,” jelas Pramono.
Yang menarik, program ini nantinya akan terbuka secara adil. Tak hanya untuk pelajar biasa, tapi juga bagi tenaga pendidik yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Pramono mendorong agar dukungan pendidikan di ibu kota tidak berhenti di level sarjana. Ia ingin merambah hingga magister dan doktoral.
Baginya, pendidikan adalah kunci utama. “Yang namanya pendidikanlah yang merubah nasib seseorang,” imbuhnya.
Dengan kata lain, komitmen Pemprov DKI untuk memperluas akses pendidikan tampaknya akan diwujudkan melalui program beasiswa lokal ini. Langkah konkretnya tinggal menunggu waktu.
Artikel Terkait
Truk Angkut Limbah Besi Tabrak 8 Kendaraan di Bekasi, Diduga Gagal Rem
Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Patroli Cipkon, Kawasan Rawan Aman Kondusif
Jaksa Tuntut Eks Petinggi Pertamina 6,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi LNG
MK Gelar Purnabakti Hakim Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru