Di sisi lain, kondisi korban menjadi perhatian utama. Faradilla telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani visum dan perawatan lebih lanjut.
Dari pihak kepolisian, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian mengungkap fakta lain. Ternyata, pelaku dan korban sama-sama tercatat sebagai mahasiswa UIN Suska Riau. Yang mencemaskan, pelaku datang dengan persiapan yang mengerikan.
"Pelaku datang membawa kampak dan parang," tegas Anggi.
Dua senjata tajam itu membayangi aksi kekerasan yang menghentikan langkah seorang mahasiswi tepat di penghujung studinya. Investigasi masih terus berlanjut untuk mengungkap motif sebenarnya di balik insiden mengerikan ini.
Artikel Terkait
Minat WNA Jadi WNI Melonjak, Namun Seleksi Makin Ketat
Sepuluh Perwira Sespimmen Polri Kunjungi Polres Bangkalan untuk Asah Kapasitas Kepemimpinan
Menteri Fadli Zon Resmikan Pemugaran Masjid Cagar Budaya Padang Betuah di Bengkulu
Longsor di Nusa Penida, Personel TNI Bantu Bersihkan Rumah Tertimpa