Di sisi lain, kondisi korban menjadi perhatian utama. Faradilla telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani visum dan perawatan lebih lanjut.
Dari pihak kepolisian, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian mengungkap fakta lain. Ternyata, pelaku dan korban sama-sama tercatat sebagai mahasiswa UIN Suska Riau. Yang mencemaskan, pelaku datang dengan persiapan yang mengerikan.
"Pelaku datang membawa kampak dan parang," tegas Anggi.
Dua senjata tajam itu membayangi aksi kekerasan yang menghentikan langkah seorang mahasiswi tepat di penghujung studinya. Investigasi masih terus berlanjut untuk mengungkap motif sebenarnya di balik insiden mengerikan ini.
Artikel Terkait
Truk Angkut Limbah Besi Tabrak 8 Kendaraan di Bekasi, Diduga Gagal Rem
Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Patroli Cipkon, Kawasan Rawan Aman Kondusif
Jaksa Tuntut Eks Petinggi Pertamina 6,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi LNG
MK Gelar Purnabakti Hakim Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru