Memasuki babak kedua, intensitas serangan Al Nassr tak kendur. Sadio Mane menambah pesta gol di menit ke-52, memanfaatkan umpan cerdas di kotak penalti. Unggul jauh, Jesus pun mulai melakukan rotasi. Ronaldo dan Mane ditarik keluar, memberi kesempatan bagi pemain lain sambil menjaga kondisi skuad inti.
Pertunjukan itu ditutup dengan sempurna sepuluh menit sebelum laga usai. Sundulan tajam Martinez kali ini dari sepak pojok Abdulrahman Ghareeb melesak ke gawang lawan. Skor 5-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Lebih dari itu, ini adalah momentum bagi Al Nassr untuk kembali menduduki puncak klasemen sementara. Mereka menunjukkan niat serius dalam perburuan gelar musim ini.
Bagi Al Najma, malam itu jelas harus segera dilupakan. Mereka kewalahan menghadapi gelombang serangan lawan yang datang silih berganti. Di sisi lain, Al Nassr pulang dengan keyakinan baru. Mereka tampil perkasa, dan pesannya jelas: persaingan juara masih sangat terbuka.
Artikel Terkait
Alyssa Soebandono Tegaskan Bukan Penerima Beasiswa LPDP
Warteg di Bekasi Timur Dibongkar Mandiri untuk Proyek Flyover Bulak Kapal
Polisi Ungkap Pelat Nomor Palsu dan Senjata Tajam di Balik Aksi Ngebut Lawan Arah di Gunung Sahari
Luhut Minta Bali Deportasi Turis Asing Tak Berkualitas