Di sisi lain, soal kualitas air juga tak luput dari perhatian. Meski secara umum dinilai cukup baik, Menteri Dody meminta ada penambahan filter dan bahan kimia agar hasilnya lebih optimal.
Untuk jangka menengah, rencananya lebih besar lagi. Kementerian PU sudah menyiapkan pembangunan SPAM IKK Langkahan baru dengan kapasitas 50 liter per detik. Nantinya, fasilitas baru ini akan berdampingan dengan sistem eksisting yang berkapasitas 20 liter/detik. Konstruksinya ditargetkan dimulai awal Tahun Anggaran 2026.
SPAM baru itu dirancang lebih modern dan kompak, agar mudah dioperasikan oleh PDAM Tirta Pase. Rancangannya cukup lengkap: meliputi IPA baja, intake baru, jaringan pipa, reservoir berkapasitas 600 m³, rumah pompa, hingga fasilitas kantor operasional.
Dengan kombinasi upaya perbaikan dan pembangunan baru ini, harapannya layanan air minum di Aceh Utara bakal jauh lebih andal. Siap juga, tentunya, menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang mungkin datang di kemudian hari.
Penulis: Nisa Alfiani
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
KPK Periksa Enam ASN Pemkot Madiun Terkait Kasus Mantan Wali Kota
Kemensos Tegaskan Proses Adopsi Anak Tak Sulit Asal Ikuti Prosedur
Polres Metro Tangerang Kota Gelar Tes Urine, Semua Personel Dinyatakan Negatif Narkoba
Pilot Tewas dalam Kecelakaan F-16 Milik Turki di Balikesir