MURIANETWORK.COM - Seorang perempuan warga negara asing (WNA) mengamuk di sebuah musala di Dusun Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada malam pertama Ramadan. Aksi yang dipicu karena ia merasa terganggu suara tadarusan melalui pengeras suara itu berujung pada kerusakan peralatan dan cedera ringan pada seorang warga. Insiden yang terekam video itu kini ramai diperbincangkan.
Kronologi Insiden di Musala
Berdasarkan keterangan dari pihak setempat, keributan bermula ketika suara tadarus dari musala menggunakan speaker dirasa mengganggu oleh perempuan WNA tersebut. Emosi yang memuncak mendorongnya untuk mendatangi tempat ibadah itu. Kepala Dusun Gili Trawangan, Muhammad Husni, menjelaskan detail awal mula persoalan.
"Yang dia permasalahkan itu kegiatan tadarusannya, karena dia terganggu oleh suara speaker itu," jelas Husni.
Artikel Terkait
Prabowo Dorong Terminal Khusus dan Kerja Sama Maskapai untuk Percepatan Haji
Hasan Nasbi Kritik Pernyataan Provokatif di Tengah Tantangan Global
Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kalsel
Novel Baswedan Desak Pembentukan TGPF Independen untuk Kasus Penyekatan Andrie Yunus