MURIANETWORK.COM - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), secara resmi menggelar rapat untuk mempercepat program prioritas nasional di bidang keolahragaan. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan olahraga sebagai pilar penting untuk membangun kedigdayaan bangsa. Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin Menko PMK Pratikno pada Kamis, 19 Februari 2026, di Jakarta, menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, termasuk pembangunan kawasan olahraga berstandar internasional dan penambahan cabang olahraga unggulan.
Fokus pada Tiga Pilar Utama
Dalam rapat tersebut, Pratikno memaparkan tiga pilar utama yang menjadi fokus pemerintah sesuai instruksi Presiden. Pilar pertama adalah penetapan 21 cabang olahraga unggulan nasional, yang mengalami peningkatan dari sebelumnya hanya 14 cabang. Pilar kedua adalah komitmen untuk membangun kawasan pembinaan olahraga yang berkelas dunia. Sementara itu, pilar ketiga menitikberatkan pada pengembangan kesejahteraan atlet secara berkelanjutan.
Pratikno menegaskan bahwa arahan dari pimpinan negara sangat jelas dan memerlukan eksekusi yang terkoordinasi. "Arahan Bapak Presiden jelas, kita harus mewujudkan kedigdayaan bangsa melalui olahraga," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima media pada Jumat, 20 Februari 2026.
"Tidak hanya menambah cabang unggulan menjadi 21, tetapi juga membangun kawasan pembinaan berstandar internasional dan memastikan kesejahteraan atlet terjamin," lanjut Pratikno.
Pembangunan Kawasan Olahraga Terpadu
Untuk mewujudkan pilar infrastruktur, rapat menyepakati pembangunan Akademi Pelatihan Olahraga Nasional di Ranca Bungur, Kabupaten Bogor. Kawasan seluas sekitar 500 hektare ini dirancang bukan sekadar sebagai kompleks latihan, melainkan sebagai ekosistem terpadu. Di dalamnya akan mencakup fasilitas pendidikan, pelatihan, sport science, dan layanan kesehatan olahraga yang komprehensif.
Dukungan lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian PUPR, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Keuangan, serta pemerintah daerah, dianggap krusial untuk mempercepat realisasi proyek ambisius ini. Selain di Bogor, pemerintah juga berencana mentransformasi kawasan Cibubur menjadi pusat Sports Wellness, Rehabilitation, dan Sports Science yang terintegrasi dengan Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON).
Dukungan untuk SDM dan Koordinasi Lintas Sektor
Selain infrastruktur, pembinaan sumber daya manusia juga mendapat perhatian serius. Pemerintah akan memperkuat program Beasiswa Prestasi Olahraga yang mencakup tidak hanya atlet, tetapi juga pelatih dan tenaga manajemen. Program ini akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan LPDP dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Pratikno menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi yang solid antar-instansi. "RTM ini kita lakukan untuk mengonkretkan dukungan lintas kementerian dan lembaga. Program ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri," tegasnya.
"Semua harus bergerak dengan aksi nyata agar target besar olahraga nasional sesuai harapan Presiden benar-benar tercapai," imbuh Menko PMK.
Target Jangka Panjang dan Pembagian Peran
Langkah-langkah strategis ini dirancang sebagai fondasi untuk prestasi jangka panjang, mulai dari SEA Games dan Asian Games, hingga target tertinggi di Olimpiade 2028. Untuk memastikan efektivitas pembinaan, pemerintah juga akan memperjelas pembagian peran antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mendukung 21 cabang olahraga unggulan tersebut.
Dengan koordinasi yang lebih ketat dan komitmen pendanaan yang jelas, pemerintah berharap dapat membangun sistem olahraga nasional yang lebih kuat, berjenjang, dan mampu menghasilkan prestasi berkelanjutan di kancah global.
Artikel Terkait
Rano Karno Klaim 97% Program Kerja Tahun Pertama Pramono Anung Tuntas, Fokus 2026 pada Banjir, Macet, dan Kemiskinan
Kawasan Kota Tua Jakarta Tetap Buka Saat Ramadan 2026 dengan Penyesuaian Jam Operasional
Menteri Kebudayaan dan Dubes Yaman Bahas Kerja Sama Seni hingga Warisan Budaya
ART di Bogor Dilaporkan Dianiaya Majikan hingga Luka-luka