Dukungan untuk SDM dan Koordinasi Lintas Sektor
Selain infrastruktur, pembinaan sumber daya manusia juga mendapat perhatian serius. Pemerintah akan memperkuat program Beasiswa Prestasi Olahraga yang mencakup tidak hanya atlet, tetapi juga pelatih dan tenaga manajemen. Program ini akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan LPDP dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Pratikno menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi yang solid antar-instansi. "RTM ini kita lakukan untuk mengonkretkan dukungan lintas kementerian dan lembaga. Program ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri," tegasnya.
"Semua harus bergerak dengan aksi nyata agar target besar olahraga nasional sesuai harapan Presiden benar-benar tercapai," imbuh Menko PMK.
Target Jangka Panjang dan Pembagian Peran
Langkah-langkah strategis ini dirancang sebagai fondasi untuk prestasi jangka panjang, mulai dari SEA Games dan Asian Games, hingga target tertinggi di Olimpiade 2028. Untuk memastikan efektivitas pembinaan, pemerintah juga akan memperjelas pembagian peran antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam mendukung 21 cabang olahraga unggulan tersebut.
Dengan koordinasi yang lebih ketat dan komitmen pendanaan yang jelas, pemerintah berharap dapat membangun sistem olahraga nasional yang lebih kuat, berjenjang, dan mampu menghasilkan prestasi berkelanjutan di kancah global.
Artikel Terkait
Wamendagri Apresiasi Capaian Ekonomi Kepri, Soroti Perlu Optimalisasi Belanja Daerah
Tata Cara dan Keutamaan Sholat Dhuha, Ibadah Pagi yang Sarat Harapan
Pemulihan Pascabencana Sumatra: Sumbar Paling Cepat, Aceh Tamiang Masih Butuh Perhatian Serius
KPK Geledah Rumah Kepala Diskominfo Madiun Terkait Kasus Wali Kota Nonaktif