Genangan Air di Daan Mogog Sebabkan Kemacetan Parah

- Jumat, 20 Februari 2026 | 10:35 WIB
Genangan Air di Daan Mogog Sebabkan Kemacetan Parah

Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, digenangi air pada Jumat pagi (20/2/2026). Akibatnya, lalu lintas di kawasan itu langsung macet parah.

Pantauan di lokasi sekitar pukul sepuluh pagi menunjukkan genangan air setinggi kurang lebih sepuluh sentimeter. Lokasinya persis di depan Halte Transjakarta Taman Kota, mengarah ke Cengkareng. Kendaraan pun berjalan merayap.

Kemacetan panjang sudah terlihat begitu kendaraan melintasi flyover Pesing. Untuk menghindari genangan, banyak pengendara memilih tidak menggunakan lajur kiri. Bahkan, beberapa pengendara sepeda motor terpaksa masuk ke jalur khusus bus Transjakarta agar bisa terus melaju.

Meski begitu, operasional bus Transjakarta tampak tidak terlalu terganggu. Beberapa unit bus tetap terlihat melintas, berhati-hati melewati area yang tergenang.

Di sisi lain, sejumlah petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat sudah berada di tempat. Mereka sibuk memompa air dan turut membantu mengurai kemacetan, mengarahkan kendaraan yang lalu-lalang.

Laporan soal genangan ini sebenarnya sudah beredar lebih awal. Akun X TMC Polda Metro Jaya memberitahukan kejadian itu sejak pukul 06.56 WIB pagi tadi.

"06.56 genangan air sekitar 5 s/d 10 cm di depan JPO Taman Kota depan Perum Victoria,"

Menurut laporan mereka, ruas jalan dari Pesing menuju Cengkareng masih bisa dilalui, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Hanya saja, imbauan untuk berhati-hati tetap disampaikan, terlebih dengan kondisi cuaca yang mungkin masih berpotensi hujan.

"Jalan Daan Mogot Jakbar dari Pesing arah Cengkareng masih bisa dilintasi roda 2 dan roda 4, cuaca hujan agar pengendara tetap berhati-hati bila melintas,"

Situasinya memang agak kacau untuk sementara. Tapi lalu lintas perlahan mulai bisa diatur, meski arusnya tetap padat dan lambat.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar