MURIANETWORK.COM - DPP Partai NasDem menggelar buka puasa bersama di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024). Acara yang dihadiri sejumlah tokoh nasional itu dimaknai sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi dan merefleksikan nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan berpolitik.
Silaturahmi Antar-Tokoh Bangsa
Acara buka puasa tersebut berhasil menarik perhatian dengan kehadiran sejumlah figur penting. Ruangan di NasDem Tower dipenuhi oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Ketua DPR RI Puan Maharani, para pimpinan partai politik, serta beberapa menteri dari Kabinet Pemerintahan. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat jelas, mengesankan bahwa momen ini lebih dari sekadar pertemuan formal.
Refleksi Nilai Ramadan untuk Elite Politik
Dalam sambutannya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menekankan bahwa esensi Ramadan harus diresapi oleh para pemimpin. Ia menyoroti bahwa puasa mengajarkan pengendalian diri, sebuah nilai krusial yang sering diuji di tengah dinamika politik yang penuh godaan.
“Mengambil makna dan manfaat dari arti bulan suci ini adalah untuk bisa memperkuat kemampuan daya tahan kita terhadap berbagai godaan. Bukan hanya yang menyentuh masalah menahan lapar dan kehausan, tapi berbagai hal yang bisa kembali menyucikan semangat dan spirit kita,” tutur Paloh di hadapan para undangan.
Ajakan untuk Politik yang Berorientasi Rakyat
Lebih jauh, Paloh berharap energi spiritual dari bulan Ramadan dapat dijadikan landasan untuk membangun perjuangan politik yang lebih bermartabat. Ia mengajak semua pihak yang hadir, yang mewakili berbagai elemen bangsa, untuk senantiasa mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap langkah dan kebijakan.
Pesan yang disampaikan Paloh mengalir natural, layaknya sebuah refleksi pribadi yang dituangkan dalam forum silaturahmi. Ajakan untuk memperkuat komitmen membangun negara tersebut menutup acara dengan nuansa optimisme, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta yang hadir.
Artikel Terkait
Bareskrim Geledah Toko Emas di Nganjuk Diduga Terkait Pencucian Uang Rp 25,8 Triliun
KI DKI Ungkap Mayoritas Sengketa Informasi Terkait Barang dan Jasa Sepanjang 2025
Polri Geledah Toko Emas di Nganjuk, Telusuri Aliran Dana Rp 25,8 Triliun dari Tambang Ilegal
BMKG Prakirakan Hujan Ringan dan Suhu Sejuk di Jabodetabek pada Puasa Hari Kedua