Hujan deras akhir November lalu benar-benar mengubah wajah Sungai Tukka di Tapanuli Tengah. Bekasnya masih terlihat jelas. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang meninjau langsung ke Desa Hutanabolon Kamis kemarin, menyaksikan sendiri parahnya kondisi di lapangan.
Menurut penuturan petugas di sana, bendungan di daerah aliran sungai (DAS) Tukka kini tertimbun material setinggi dua setengah meter. Akibatnya, dasar sungai jadi lebih tinggi daripada sebelum bencana hidrometeorologi itu melanda. Situasi ini yang memicu banjir menggenangi permukiman warga.
“Kita akan fokus pada upaya pengendalian banjir dulu,” tegas Bobby usai peninjauan.
Rencananya, pemerintah akan membangun sabo dam dan tanggul di bagian hulu DAS Tukka. Sabo dam sendiri berfungsi menahan material longsoran dari hulu, sementara tanggul dibangun untuk mengarahkan aliran air.
“Intinya, langkah ini agar aliran sungai tidak lagi membanjiri kawasan permukiman penduduk,” ucapnya.
Namun begitu, pembangunan itu bukan tanpa kendala. Bobby lantas mengimbau Pemkab Tapanuli Tengah untuk aktif melakukan pendekatan dan sosialisasi ke masyarakat, terutama yang lahannya berada di kawasan proyek. Ketersediaan lahan menjadi kunci.
“Kalau sosialisasinya, kita minta Pak Camat yang tahu. Sampaikan ke masyarakat bahwa ini kan dalam rangka penanganan bencana,” pesan Bobby.
Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis, menyatakan bahwa sosialisasi sudah berjalan. Pihaknya bersama jajaran telah menyampaikan rencana pembangunan cekdam dan tanggul tersebut.
“Kita sudah jalankan, Pak. Sebagian besar masyarakat dari hulu ke hilir sudah menerima sosialisasinya,” kata Mahmud.
Meski demikian, komunikasi dengan sejumlah pemilik lahan masih terus dilakukan untuk mencari titik kesepakatan. Penanganan tanggap darurat di kawasan yang dilintasi Sungai Tukka pun tetap berlanjut sambil menunggu proyek pencegahan jangka panjang itu dimulai.
Artikel Terkait
Mantan Kapolres Bima Kota Ditahan Bareskrim Terkait Narkoba dan Pencucian Uang
Presiden Prabowo Siap Kerahkan 8.000 Pasukan Perdamaian untuk Gaza
Polisi Tangkap Pria di Siak Diduga Tewaskan Wanita Gara-gara Pinjaman Ditolak
Mantan Kapolres Bima Kota Ditahan Usai Pemecatan, Terlibat Aliran Dana Narkoba Rp2,8 Miliar