MURIANETWORK.COM - Sebuah ban truk terlepas dan melayang hingga menimpa mobil penumpang di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Km 1 400A pada Selasa (17/2) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB ini berawal dari truk colt diesel yang mengalami masalah teknis di lajur satu, sebelum akhirnya ban yang terlepas itu melintasi lajur dan menghantam sebuah mobil Toyota Raize. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.
Kronologi Insiden di Tengah Lalu Lintas Padat
Menurut keterangan resmi dari kepolisian, truk colt diesel tersebut awalnya melaju dari arah Cawang. Di tengah perjalanan, truk mengalami kebocoran pada ban belakang sebelah kiri yang kemudian menyebabkan ban tersebut terlepas sepenuhnya. Ban yang terpental itu kemudian bergerak melintas ke lajur dua, tepat ke jalur yang dilintasi oleh mobil Raize.
Kasat PJR Polda Metro Jaya, AKBP Rieki Indra Brata, memaparkan detail kerusakan yang terjadi. "Kendaraan colt diesel ban kiri belakang lepas, sementara kendaraan Raize rusak pada bagian sisi samping kiri depan dan sisi," tuturnya pada Kamis (19/2/2026).
Diduga Akibat Kelebihan Muatan
Analisis awal petugas di lapangan mengarah pada dugaan pelanggaran muatan sebagai penyebab utama. Truk diduga membawa beban yang melebihi kapasitas, sehingga tekanan berlebih pada ban akhirnya berujung pada pelepasan yang berbahaya.
Rieki Indra Brata menjelaskan temuan tersebut. "Analisa petugas, kendaraan colt diesel melebihi muatan sehingga ban tidak mampu menampung beban muatan," jelasnya. Ban yang tidak lagi mampu menahan beban itu pun terlepas dari asnya dan terlempar keluar dari lajur kendaraan.
Lebih lanjut ia merinci urutan kejadiannya. "Truk mengalami bocor dan lepas pada bagian belakang sebelah kiri, lanjut ban yang lepas berada di lajur 2 ditabrak kendaraan Raize yang berada di lajur 2," ungkapnya.
Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Meski menyebabkan kepanikan sesaat dan kerusakan material, insiden berbahaya di tol yang padat itu berakhir tanpa korban jiwa. Kedua pihak yang terlibat, yaitu pengemudi truk dan pengemudi mobil Raize, memilih jalan damai untuk menyelesaikan permasalahan.
Kasat PJR Polda Metro Jaya menegaskan bahwa kasus telah ditutup. "Persoalan diselesaikan secara kekeluargaan," pungkas Rieki. Keputusan ini mengakhiri insiden yang bisa saja berakibat jauh lebih fatal mengingat kecepatan kendaraan yang biasa melintas di ruas tol tersebut.
Artikel Terkait
Hari Pertama Puasa, Stasiun Manggarai Dibanjiri Penumpang yang Buru-buru Pulang
Danamon dan Adira Finance Perpanjang Promo Kredit Mobil dengan Bunga Spesial 1,70% hingga 2026
Groundbreaking Huntap Danantara di Tanah Datar, 80 Unit Rumah Dituju Selesai dalam 3 Bulan
Mantan Kapolres Bima Kota Dipecat Tidak Dengan Hormat Terkait Kasus Narkoba