Rieki Indra Brata menjelaskan temuan tersebut. "Analisa petugas, kendaraan colt diesel melebihi muatan sehingga ban tidak mampu menampung beban muatan," jelasnya. Ban yang tidak lagi mampu menahan beban itu pun terlepas dari asnya dan terlempar keluar dari lajur kendaraan.
Lebih lanjut ia merinci urutan kejadiannya. "Truk mengalami bocor dan lepas pada bagian belakang sebelah kiri, lanjut ban yang lepas berada di lajur 2 ditabrak kendaraan Raize yang berada di lajur 2," ungkapnya.
Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Meski menyebabkan kepanikan sesaat dan kerusakan material, insiden berbahaya di tol yang padat itu berakhir tanpa korban jiwa. Kedua pihak yang terlibat, yaitu pengemudi truk dan pengemudi mobil Raize, memilih jalan damai untuk menyelesaikan permasalahan.
Kasat PJR Polda Metro Jaya menegaskan bahwa kasus telah ditutup. "Persoalan diselesaikan secara kekeluargaan," pungkas Rieki. Keputusan ini mengakhiri insiden yang bisa saja berakibat jauh lebih fatal mengingat kecepatan kendaraan yang biasa melintas di ruas tol tersebut.
Artikel Terkait
Polisi Semarang Buru Dua Pelaku Bacok Wanita yang Tolong Korban Jambret
PM Spanyol Serukan Penghentian Serangan terhadap Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon
Ledakan Diduga dari Pabrik di Sidoarjo Rusak Sejumlah Rumah Warga
PM Qatar Kecam Penargetan Infrastruktur Sipil di Tengah Eskalasi dengan Iran