Sebuah pesawat yang mengangkut bahan bakar minyak jatuh di perbukitan Krayan, Nunukan. Pilotnya, untungnya, selamat. Ia berhasil keluar dengan parasut tepat sebelum pesawatnya menabrak tanah.
Informasi ini datang dari Dawat Butal, seorang warga yang berkomunikasi dengan penduduk Desa Pa' Betung, desa terdekat dari lokasi kejadian. Menurutnya, pilot sudah ditemukan dan dievakuasi oleh warga sekitar.
"Pilotnya sudah ketemu warga Pa' Betung. Jadi pilotnya yang cerita bahwa dia terjun payung. Selamat pilotnya, sudah diamankan warga Pa' Betung,"
Kata Dawat, yang saat ini berada di kawasan Trang Baru, Kamis lalu. Ceritanya, berdasarkan apa yang dilihat warga, badan pesawat itu meluncur jatuh lebih dulu. Baru kemudian, parasut sang pilot terlihat turun menyusul dari langit.
Medan yang terjal dan sulit menjadi kendala. Hingga saat ini, warga dan pilot masih berada di Desa Pa' Betung yang aman. Mereka belum bisa menjangkau titik pasti jatuhnya bangkai pesawat. Lokasinya di perbukitan, aksesnya benar-benar berat.
Dawat menambahkan, ia telah meminta warga untuk mengirimkan dokumentasi jika memungkinkan.
"Menurut keterangan warga, pesawatnya jatuh duluan baru payungnya nyusul jatuh. Warga belum sampai di lokasi jatuhnya pesawat. Sebentar, saya sudah minta warga mengirimkan foto dan videonya kalau sempat," ujarnya.
Artikel Terkait
91,75 Persen Pasar Rakyat di Tiga Provinsi Sumatra Kembali Beroperasi Pascabencana
DPRD DKI Dorong Evaluasi Jam Operasional Lapangan Padel Usai Keluhan Kebisingan Warga
Potongan 14% Biaya Servis Honda Matic di Jakarta-Tangerang Hingga 20 Februari
Gubernur DKI Panggil Pengelola Padel Usai Keluhan Kebisingan Warga