Pemprov DKI Rencanakan Atur Jadwal Mudik untuk Antisipasi Kemacetan Jelang Lebaran 2026

- Kamis, 19 Februari 2026 | 11:35 WIB
Pemprov DKI Rencanakan Atur Jadwal Mudik untuk Antisipasi Kemacetan Jelang Lebaran 2026

Di Balai Kota Jakarta, Gubernur DKI Pramono Anung mengaku baru saja bertemu dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Pertemuan itu, kata dia, membahas persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Namun begitu, bukan cuma soal transportasi yang dibicarakan. Mereka juga menyinggung kebijakan "work from anywhere" atau WFA yang rencananya bakal diterapkan jelang hari raya.

Pramono menyebut pemerintah pusat sudah mengeluarkan kebijakan WFA itu, yang akan berlangsung mulai 13 hingga 27 atau 28 Maret 2026. Menurutnya, ada hal penting yang harus diperhatikan.

"Kebetulan kemarin saya bersama dengan Kementerian Perhubungan. Kita menyambut rencana work from everywhere mulai tanggal 13 sampai 27 atau 28. Artinya memang range-nya panjang,"

ujar Pramono kepada para wartawan, Kamis (19/2/2026).

Nah, rentang waktu yang panjang itulah yang perlu diatur. Pramono khawatir, kalau kebijakan WFA dan rencana mudik tidak disinkronkan, bisa-bisa malah bikin kacau. Bayangkan saja, jutaan orang memilih pulang kampung di hari yang sama hasilnya pasti kemacetan parah seperti yang dulu pernah terjadi.

Makanya, Pemprov DKI berencana mengatur penjadwalan mudik bersama. Intinya sih sederhana: agar pemudik tidak berangkat serentak dalam satu waktu.

"Maka kami atur supaya mudik bersamanya tidak bersamaan. Jadi tidak terjadi kemacetan yang luar biasa,"

tandasnya.

Jadi, skemanya nanti diharapkan bisa meratakan arus. Dengan begitu, perjalanan mudik bisa lebih lancar dan tidak membebani infrastruktur transportasi secara ekstrem. Itu rencananya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar