DPR Resmi Tutup Masa Sidang III, Sahkan Laporan Alutsista

- Kamis, 19 Februari 2026 | 10:40 WIB
DPR Resmi Tutup Masa Sidang III, Sahkan Laporan Alutsista

MURIANETWORK.COM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara resmi menutup Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rapat Paripurna ke-14, Kamis (19/2/2026). Rapat yang digelar di Senayan, Jakarta Pusat, dan dipimpin langsung oleh Ketua DPR Puan Maharani ini dihadiri oleh 293 anggota dewan, memenuhi kuorum untuk melanjutkan agenda sidang.

Proses Pembukaan Sidang

Suasana di Ruang Rapat Paripurna Kompleks Parlemen terlihat khidmat menjelang dimulainya acara. Puan Maharani didampingi sejumlah pimpinan DPR, termasuk Wakil Ketua DPR Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurijal, Sufmi Dasco Ahmad, dan Sari Yuliati. Sebelum memulai pembahasan inti, ketua sidang terlebih dahulu memastikan kehadiran anggota.

Puan Maharani membacakan data kehadiran yang tercatat oleh Sekretariat Jenderal DPR. "Menurut catatan dari Sekretariat Jenderal DPR RI daftar hadir pada permulaan rapat paripurna DPR RI hari ini telah ditandatangani oleh 293 orang dan 26 orang izin dari 579 anggota DPR RI, dan dihadiri oleh seluruh fraksi yang ada di DPR RI," ujarnya.

Setelah memastikan kuorum terpenuhi, Puan kemudian membuka sidang secara resmi. "Dengan demikian kuorum telah tercapai, dan dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim perkenankanlah kami selaku pimpinan dewan membuka rapat paripurna DPR RI yang ke-14 masa sidang III tahun sidang 2025-2026 hari Kamis tanggal 19 Februari 2026 dan kami menyatakan dibuka dan terbuka untuk umum," sambungnya.

Agenda Utama Penutupan Sidang

Rapat paripurna ini memiliki agenda utama untuk menutup Masa Sidang III. Namun, sebelum penutupan resmi, sejumlah keputusan penting harus diselesaikan terlebih dahulu. Sidang ini bukan sekadar formalitas, melainkan tahap final dari proses legislasi dan pengawasan selama satu masa sidang.

Agenda rapat hari ini mencakup dua poin krusial. Pertama, pembahasan dan pengambilan keputusan atas Laporan Komisi I DPR mengenai persetujuan penerimaan alat utama sistem pertahanan keamanan (alpalhankam) dari luar negeri. Kedua, pidato penutupan dari Ketua DPR Puan Maharani yang akan menandai berakhirnya masa persidangan ini.

Dengan demikian, rapat paripurna ini menjadi titik akhir dari serangkaian kerja parlemen dalam periode tersebut, sekaligus memfinalkan keputusan strategis di bidang pertahanan sebelum masa reses.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar