Menteri Pertahanan Israel Tegaskan Penarikan Pasukan Gaza Bergantung pada Perlucutan Hamas

- Kamis, 19 Februari 2026 | 03:20 WIB
Menteri Pertahanan Israel Tegaskan Penarikan Pasukan Gaza Bergantung pada Perlucutan Hamas

"Kami tidak akan bergeser dari Garis Kuning satu milimeter pun sampai Hamas dilucuti, dari senjatanya, dari terowongan, dan dari hal-hal lainnya," tegasnya.

Batas Waktu dan Ancaman Lanjutan

Pernyataan Katz bukan sekadar retorika, melainkan didukung oleh langkah konkret dari kabinetnya. Sekretaris Kabinet Israel, Yossi Fuchs, telah menyampaikan ultimatum resmi beberapa hari sebelumnya. Pemerintah Israel memberikan tenggat waktu 60 hari kepada Hamas untuk memulai proses perlucutan senjata secara menyeluruh.

Jika ultimatum itu tidak dipatuhi, ancaman untuk kembali melanjutkan operasi militer secara intensif akan dijalankan. Posisi ini menunjukkan bahwa fase gencatan senjata saat ini bersifat sangat kondisional dan rentan terhadap perubahan situasi di lapangan, tergantung pada kepatuhan Hamas terhadap tuntutan Israel.

Dengan demikian, jalan menuju gencatan yang lebih permanen dan penarikan pasukan sepenuhnya masih terhalang oleh persyaratan fundamental dari pihak Israel. Situasi ini meninggalkan ketidakpastian bagi warga Gaza, yang nasibnya sangat bergantung pada dinamika politik dan militer antara kedua pihak yang berkonflik.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar