Di Kompleks Parlemen, Senayan, suasana Rabu siang itu cukup ramai. Usai rapat, Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti menyempatkan diri untuk menanggapi sebuah berita yang cukup mengusik: pembunuhan seorang siswa SMP Negeri 26 Bandung. Korban, ZAAQ, tewas di tangan dua temannya sendiri. Mu’ti terlihat serius, wajahnya mengungkapkan keprihatinan yang dalam.
"Saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam ya," ujarnya, sambil menghela napas. "Kekerasan di Bandung itu, motifnya ternyata cuma soal putusnya pertemanan. Miris sekali."
"Tapi saya belum mendalami lebih lengkap," sambungnya, "apakah ada masalah lain selain itu."
Soal isu pengawasan yang dianggap kurang, Mu’ti punya pandangan lain. Menurutnya, kasus ini nggak bisa dilihat sepenggal-sepenggal. Ada satu hal yang menarik perhatiannya: latar belakang pelaku. Mereka sebelumnya tinggal di Garut, bukan Bandung.
"Kalau kita lihat kan, dia tinggalnya dulunya di Garut, baru kemudian melakukan tindakan di Bandung," jelas Mu’ti. "Ini jelas ada unsur perencanaan pembunuhan. Untuk detailnya, mungkin lebih lengkap ditanyakan ke pihak kepolisian."
Kronologi kejadiannya sendiri sungguh memilukan. ZAAQ, siswa SMP itu, ditemukan tewas dengan luka tusuk di sekujur tubuhnya. Kabar kematiannya bahkan sempat tersiar lewat siaran langsung di TikTok, menambah suasana mencekam.
Ia dibunuh pada Senin, 9 Februari 2026. Namun, jenazahnya baru ditemukan empat hari kemudian, tepatnya Jumat, 13 Februari, di sebuah lahan eks Kampung Gajah di Bandung Barat. Rentang waktu itu cukup membuat banyak pihak bertanya-tanya.
Di sisi lain, polisi bergerak cepat. Dua pelaku berinisial YA (16) dan AP (17) berhasil diamankan di kediaman mereka di Garut, pada Minggu dini hari. Konon, usai melakukan aksi, mereka sempat mampir ke Tasikmalaya sebelum pulang ke Garut.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, mengonfirmasi penangkapan itu.
"Terkait penemuan mayat di eks Kampung Gajah, kami amankan pelakunya. Ada dua orang yang juga masih di bawah umur. Kami amankan di Garut," kata Niko.
Artikel Terkait
Banjir Parah Landa Prancis Barat, Satu Orang Hilang dan Ratusan Rumah Terendam
BNN Musnahkan Lebih dari 100 Kg Sabu dan Narkoba Sintetis Hasil Lima Kasus
UPS Terbakar Picu Kepulan Asap di Ruang Server Masjid Istiqlal
Beasiswa Penuh Hanya untuk Siswa SMA Unggul Garuda Baru, Berlaku Satu Tahun