Perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga upaya menegaskan identitas partai. AHY menyoroti acara ini sebagai bentuk konkret dari citra Partai Demokrat sebagai partai nasionalis-religius. Dalam pandangannya, semua agama di Indonesia harus ditempatkan pada posisi yang terhormat dan setara.
"Kita juga menyadari penuh bahwa nilai-nilai religi apa pun agama yang kita peluk harus dimuliakan secara setara," ucap AHY.
Testimoni Toleransi Indonesia
Di akhir penyampaiannya, AHY mengangkat makna perayaan ini dalam konteks yang lebih luas. Ia melihat momen ini sebagai bukti nyata kehidupan beragama di Indonesia yang penuh toleransi, di mana setiap hari besar keagamaan dirayakan dengan rasa saling menghormati.
"Dan perhelatan hari ini menjadi sebuah testimoni, sebuah bukti bahwa Indonesia beragam tapi kita benar-benar sangat menghormati satu sama lain baik dalam merayakan hari-hari keagamaan maupun hari-hari yang spesial seperti Imlek kali ini," pungkasnya.
Artikel Terkait
Jadwal Salat 6 April 2026 untuk Wilayah DKI Jakarta
Menteri Pertahanan Israel Ancam Kejar dan Netralkan Pemimpin Iran
JK Bantah Tudingan Danai Gugatan Ijazah Jokowi, Siap Laporkan ke Bareskrim
Serangan Israel di Beirut Selatan Tewaskan 4 Warga, Korban Diduga Bertambah