Rabu pagi di Mapolda Jawa Barat, tumpukan barang bukti kejahatan siap dimusnahkan. Ini bukan operasi biasa. Polda Jabar baru saja memusnahkan puluhan kilogram sabu, ratusan ribu butir pil terlarang, dan puluhan ribu botol minuman keras yang berhasil disita dari berbagai penjuru daerah. Operasi penggerebekan besar-besaran ini digelar menyambut bulan Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, membeberkan angka yang mencengangkan. Ada 28,9 kilogram sabu, 160 ribu butir ekstasi dan sejenisnya, plus 69 ribu botol miras yang jadi abu. Bagi Rudi, pemusnahan ini bukan sekadar prosedur. Barang-barang ini sumber malapetaka.
"Dampaknya nggak cuma buat si pemakai saja," tegas Rudi.
Dia melanjutkan, efek berantainya jauh lebih mengerikan. "Sering berujung kekerasan, perkelahian, bahkan pengeroyokan. Tak jarang juga ada pelecehan seksual, dan yang paling parah, kematian. Intinya, ini pemicu konflik sosial yang nyata, semua berawal dari narkoba, miras, sampai pencurian motor."
Lalu, ada satu hal lain yang mungkin kurang disorot: knalpot brong. Rudi menyebut sekitar 4.500 unit knalpot bising yang melanggar aturan ikut dimusnahkan. Suaranya yang mengganggu dianggap sebagai polusi dan sumber ketidaknyamanan warga.
Artikel Terkait
Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Mayor Zulmi, Prajurit Kopassus Gugur di Misi PBB Lebanon
Presiden Prabowo Lepas Jenazah Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi PBB di Lebanon
Empat Pekerja Tewas Terjatuh ke Bak Penampungan Air di Proyek Jagakarsa
Satgas PRR: Data Huntara Diperbarui Berkala untuk Pastikan Tak Ada Warga Tertinggal