"Ini adalah serangan teroris pengecut," tegas pernyataan militer tersebut, yang juga menuduh kelompok 'proksi India' berada di balik aksi kekerasan ini.
Dalam operasi lanjutan, pasukan keamanan dikabarkan berhasil memburu para pelaku. Militer menyatakan bahwa selusin militan berhasil ditembak mati saat berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian.
Dampak dan Korban Jiwa
Secara keseluruhan, korban jiwa dari peristiwa berdarah ini mencapai 17 orang. Rinciannya terdiri dari 14 anggota pasukan keamanan dan tiga warga sipil yang tidak bersalah. Situasi di lokasi sempat mencekam sebelum akhirnya dapat dikendalikan oleh aparat.
Serangan ini kembali menyoroti kerentanan keamanan di kawasan perbatasan dan menambah daftar panjang aksi kekerasan yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Masyarakat setempat sekali lagi dirundung duka akibat konflik yang tak kunjung usai.
Artikel Terkait
150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Daerah 3T untuk Percepatan Transformasi Digital Pendidikan
Banjir Rendam 552 Rumah di Donggala, Dua Kecamatan Terdampak
Penyelundupan 202 Reptil Hidup ke Dubai Digagalkan di Soekarno-Hatta
AS dan Iran Saling Klaim Soal Nasib Jet Tempur F-15 yang Jatuh