Kemenag Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Ramadan 1447 H

- Selasa, 17 Februari 2026 | 11:35 WIB
Kemenag Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Ramadan 1447 H

Inti dari sidang isbat adalah evaluasi terhadap laporan rukyatul hilal dari berbagai titik di Indonesia. Hasilnya akan menentukan awal bulan suci. Jika hilal dinyatakan telah memenuhi kriteria yang berlaku, maka 1 Ramadan 1447 H akan ditetapkan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Sebaliknya, jika hilal dianggap belum terlihat atau belum memenuhi syarat, maka awal puasa akan digeser ke hari berikutnya, Kamis (19/2).

Mengenal Kriteria MABIMS yang Digunakan

Dalam menilai laporan hilal, Indonesia menganut standar yang telah disepakati secara regional. Standar ini dikenal sebagai kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura (MABIMS). Kriteria terbaru yang diberlakukan menetapkan batasan ilmiah yang lebih jelas.

Menurut penjelasan resmi dari Kementerian Agama, hilal dinyatakan memenuhi syarat imkanur rukyat (kemungkinan terlihat) apabila telah mencapai ketinggian minimal 3 derajat di atas ufuk dengan sudut elongasi (jarak sudut antara bulan dan matahari) minimal 6,4 derajat. Parameter teknis inilah yang menjadi acuan utama para ahli dalam sidang nanti.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar