Puluhan Jembatan Darurat di Aceh Beroperasi, Akses Wilayah Terisolasi Kembali Terbuka

- Senin, 16 Februari 2026 | 19:00 WIB
Puluhan Jembatan Darurat di Aceh Beroperasi, Akses Wilayah Terisolasi Kembali Terbuka

MURIANETWORK.COM - Proses pemulihan infrastruktur transportasi di Provinsi Aceh terus menunjukkan kemajuan nyata pasca bencana yang melanda pada akhir November 2025. Hingga pertengahan Februari 2026, puluhan jembatan darurat telah berhasil dibangun dan difungsikan, menghubungkan kembali wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi. Data terbaru dari Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda mencatat progres pembangunan yang signifikan untuk berbagai jenis jembatan, mulai dari jembatan bailey, jembatan gantung, hingga jembatan armco.

Jembatan Bailey: Penghubung Utama Mulai Beroperasi

Pembangunan jembatan bailey sebagai solusi cepat untuk akses logistik dan transportasi umum telah mencapai tahap yang menggembirakan. Dari total kebutuhan 72 unit, sebanyak 25 unit telah dinyatakan rampung dan dapat dilalui kendaraan, termasuk truk bermuatan besar. Jembatan-jembatan ini tersebar di beberapa kabupaten terdampak, dengan konsentrasi terbanyak di Bener Meriah (9 unit), Bireuen (6 unit), dan Aceh Utara (4 unit).

Kemajuan ini telah membuka akses vital di sepanjang koridor tertentu. Sebuah keterangan tertulis dari pihak berwenang pada Senin, 16 Februari 2026, mengonfirmasi hal tersebut.

"Ruas jalan dari Kota Banda Aceh sampai Meureudu sudah terhubung dan fungsional untuk semua jenis kendaraan," jelasnya.

Selain di wilayah-wilayah tersebut, jembatan bailey juga telah beroperasi di Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Singkil, dan Nagan Raya. Saat ini, masih ada 12 unit dalam tahap pemasangan aktif, sementara puluhan titik lainnya masih menjalani survei dan persiapan material.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar