Jakarta - Stadion Feijenoord, atau yang lebih akrab disebut De Kuip, jadi saksi sebuah pesta. Minggu malam (19/4) waktu Indonesia, AZ Alkmaar menuntaskan pertandingan final KNVB Cup dengan kemenangan telak 5-1 atas NEC Nijmegen. Gelar Piala Belanda untuk musim 2025/2026 pun mereka bawa pulang.
Lima gol AZ Alkmaar dicetak oleh lima pemain berbeda: Mees de Wit, Sven Mijnans, Peer Koopmeiners, Kees Smit, dan Troy Parrott. Di sisi lain, NEC hanya mampu membalas lewat aksi Koki Ogawa. Tapi, cerita pertandingannya tak sesederhana angka akhir itu.
Dominasi yang Tak Terbantahkan
Sejak awal, AZ memang tampil lebih percaya diri. Meski begitu, NEC sempat mengancam lebih dulu. Di menit ke-14, sepakan keras Noe Lebreton nyaris membobol gawang, sayangnya meleset tipis dari tiang. Momen itu seolah jadi peringatan.
AZ kemudian mulai menguasai ritme. Baru di menit ke-32, terobosan Ro-Zangelo Daal dari sisi kiri berbuah gol. Umpan tariknya disambar sempurna oleh Mees de Wit. 1-0 untuk Alkmaar.
Memasuki babak kedua, tekanan AZ makin menjadi-jadi. Mereka tak memberi ruang bagi NEC untuk bernapas. Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-67. Kees Smit memberi umpan terobosan yang cerdik untuk Sven Mijnans, yang dengan tenang menaklukkan kiper legendaris NEC, Jasper Cillessen.
Belum dua menit berselang, gawang NEC bobol lagi. Kali ini Peer Koopmeiners yang jadi eksekutor, mencungkil bola halus melewati Cillessen usai menerima umpan Troy Parrott. Skor 3-0 seolah sudah menutup cerita.
Sedikit Harapan, Lalu Padam
NEC sempat bangkit. Setelah pertandingan sempat terhenti karena kembang api dari tribun, mereka berhasil memperkecil ketinggalan. Umpan sudut Tjarron Chery di menit ke-78 sukses dikepala oleh Koki Ogawa. 3-1. Ada secercah harapan.
Namun begitu, harapan itu cepat padam. Di masa injury time, AZ menunjukkan kelaparan mereka akan gol. Kees Smit melengkapi kerjanya dengan gol indah lewat lob dari dalam kotak penalti di menit 90 1. Pesta benar-benar ditutup oleh Troy Parrott di menit 90 5, memungut bola liar di depan gawang. 5-1. Final berakhir dengan dominasi mutlak.
Sejarah untuk Alkmaar, Kutukan untuk Nijmegen
Kemenangan ini bukan sekadar angka. Bagi AZ Alkmaar, ini adalah gelar KNVB Cup kelima sepanjang sejarah klub. Lebih dari itu, tiket ke Liga Europa musim depan sudah di tangan. Sebuah akhir musim yang hampir sempurna.
Di sisi lain, NEC Nijmegen harus menelan pil pahit yang kesekian kali. Kekalahan ini menambah catatan suram mereka di final, karena kini mereka telah kalah dalam enam laga final yang pernah mereka jalani. Sebuah kutukan yang belum terpecahkan.
Susunan Pemain Malam Itu
AZ Alkmaar: Owusu-Oduro, de Wit, Penetra, Goes, Dijkstra, Koopmeiners (Kasius 86'), Smit, Clasie (van Duijl 69'), Daal (Jensen 55'), Parrott, Mijnans.
NEC Nijmegen: Cillessen, Dasa, Sandler, Fonville (Ogawa 74'), Ouaissa, Nejasmic, Sano (El Kachati 74'), Onal (Willumsson 46'), Chery, Lebreton, Linssen (Danilo 74').
(KAH)
Artikel Terkait
Pengadilan Tolak Praperadilan Hakim Tersangka Suap Lahan
Mendagri Ingatkan Urbanisasi Liar Ancam Stabilitas Kota
Lapas Gunung Sindur Tegaskan Komitmen Zero Halinar, Musnahkan 55 HP Ilegal
Pembangunan Dua Jembatan Merah Putih Tahap II Resmi Dimulai di Bengkalis