Kabar buat kamu yang punya passion di dunia pemberdayaan usaha kecil. Kementerian Koperasi dan UKM baru aja buka pendaftaran untuk posisi Business Assistant 2026. Program ini intinya untuk mendampingi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, dengan masa tugas bakal dimulai Maret hingga Mei 2026.
Pendaftarannya cuma dibuka empat hari, lho. Dari tanggal 10 sampai 13 Februari 2026. Menurut postingan di akun Instagram resmi @Kemenkop, ini jadi salah satu upaya konkret buat memperkuat koperasi di akar rumput. Nah, buat yang berminat, siap-siap cek persyaratannya. Lumayan ketat.
Syaratnya Apa Saja?
- Wajib WNI. Mereka bakal prioritaskan yang domisilinya sesuai lokasi KDKMP. Jadi siapin Surat Pengantar Kelurahan buat buktinya.
- Usia idealnya antara 25 sampai 55 tahun saat ditetapkan nanti. Harus sehat jasmani dan rohani juga.
- Punya NPWP aktif atas nama sendiri. Ini wajib.
- SKCK yang masih berlaku pas mendaftar juga jangan sampai lupa.
- Nah, yang ini penting: nggak boleh lagi ada urusan sama pengadilan. Baik lagi dituntut ataupun berperkara.
- Jelas, harus bersih dari narkoba dan obat-obatan terlarang.
- Posisinya nggak boleh tabrakan. Jadi, kamu nggak boleh jadi perangkat desa, pengurus koperasi, ASN aktif, atau lagi kontrak kerja dengan instansi mana pun.
- Harus siap ikut pelatihan dan, yang utama, mau ditempatkan di lokasi KDKMP sepanjang masa kontrak.
- Khusus buat kalangan profesional atau ahli, minimal harus lulusan S1. Akan jadi nilai plus banget kalau punya pengalaman atau sertifikat kompetensi di bidang koperasi dan kewirausahaan.
- Kalau dari jalur pelaku usaha, minimal lulusan SMA, tapi D3 lebih diutamakan. Usahanya sendiri harus udah jalan minimal dua tahun, masih aktif, dan punya bukti legalitas kayak NIB. Omset tahunan minimal Rp500 juta dan usahanya nggak boleh rugi. Siap-siap juga tunjukkan laporan keuangan dua tahun terakhir.
(Ilustrasi, Kopdes/Kel Merah Putih. Foto: dok Istimewa)
Jadwal Seleksinya Ketat Banget
Prosesnya nggak lama-lama amat, tapi berjenjang. Setelah tutup pendaftaran tanggal 13, pengumuman kelulusan administrasi bakal keluar tiga hari kemudian, tepatnya 16 Februari.
Artikel Terkait
Indonesia Desak PBB Selidiki Kematian Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Kemnaker Tegaskan Aturan Kerja di Hari Libur dan Hak Upah Lembur Pekerja
Netanyahu Tegaskan Perang dengan Iran Berlanjut, Abaikan Sinyal Damai dari Teheran
UNTR Gelar Buyback Saham Senilai Rp 2 Triliun untuk Dukung Stabilitas Pasar