Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Dua Kecamatan Bogor

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:50 WIB
Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Dua Kecamatan Bogor

MURIANETWORK.COM - Angin kencang melanda dua kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2) siang, menyebabkan puluhan rumah rusak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, peristiwa yang terjadi di Kecamatan Cibinong dan Citeureup itu berdampak pada 86 kepala keluarga, dengan satu di antaranya sempat mengungsi.

Penanganan Darurat dan Kondisi Terkini

Menanggapi kejadian tersebut, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor langsung turun ke lokasi. Mereka melakukan sejumlah langkah penanganan darurat, mulai dari pendataan kerusakan hingga pembersihan material-material yang berserakan akibat terjangan angin.

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, memberikan konfirmasi mengenai perkembangan situasi. "BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan penanganan darurat, pendataan, serta pembersihan material," ujarnya pada Sabtu (14/2/2026).

Ia menambahkan, suasana di lokasi kini sudah kembali kondusif. "Kondisi terkini dilaporkan sudah kondusif dan warga bergotong royong melakukan perbaikan rumah yang terdampak," jelas Muhari.

Imbauan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi

Kejadian ini mengingatkan kembali akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di musim dengan curah hujan tinggi. BNPB pun mengeluarkan imbauan khusus kepada masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Muhari menekankan pentingnya kesiapan masyarakat jika menghadapi hujan dengan intensitas tinggi. "Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, masyarakat diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri dan mengetahui jalur evakuasi yang aman," tuturnya.

Imbauan khusus juga diberikan bagi warga yang bermukim di daerah rawan banjir. "Warga yang tinggal di daerah bantaran sungai juga diminta untuk rutin memantau ketinggian muka air serta memperbarui informasi cuaca dari lembaga resmi," pungkasnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar