MURIANETWORK.COM - Seorang sopir taksi online di Jakarta dibuat geram oleh perilaku dua penumpangnya yang diduga melakukan tindakan asusila di dalam mobil. Kejadian yang terjadi pada Kamis (12/2/2026) itu bermula dari perjalanan dari Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan, sebelum akhirnya sopir tersebut mengambil langkah tegas setelah memergoki aksi tak senonoh pasangan itu.
Kecurigaan Bermula dari Posisi Mencurigakan
Dalam perjalanan, sang sopir yang berinisial AR mulai menaruh curiga. Perhatiannya tertarik pada penumpang wanita yang terus-menerus tiduran dengan kepala di pangkuan penumpang pria. Situasi yang terlihat tidak wajar itu mendorong AR untuk mengalihkan pandangannya ke spion tengah mobil guna memastikan apa yang sebenarnya terjadi di kursi belakang.
Betapa terkejutnya ia saat mengintip melalui kaca pantul tersebut. Apa yang dilihatnya bukan sekadar pasangan yang lelah, melainkan aksi yang melanggar norma kesopanan di ruang publik.
Teguran dan Kondisi yang Memprihatinkan
AR pun segera mengambil sikap. Dengan suara tegas, ia menegur kedua penumpangnya. Awalnya, pasangan itu seolah mengabaikan teguran pertama. Baru setelah AR meningkatkan nada bicaranya, penumpang perempuan mulai beranjak bangun.
Pemandangan yang kemudian terlihat justru semakin menguatkan kecurigaannya. Pakaian kedua penumpang tampak dalam keadaan tidak rapi, seolah membenarkan dugaan tindakan tak pantas yang baru saja terjadi.
"Saya ngelihat si cewek ini bajunya berantakan. Si laki-laki celananya juga nggak beres," ungkapnya, menggambarkan kondisi saat itu.
Kebimbangan di Tengah Jalan
Menghadapi situasi pelik tersebut, AR sempat dihantui kebimbangan. Di satu sisi, keinginan untuk segera menghentikan perjalanan dan menurunkan penumpang sangat kuat. Namun, di sisi lain, muncul kekhawatiran praktis mengenai imbas yang mungkin diterima pada akun profesinya jika ia bertindak terlalu drastis di tengah jalan. Pertimbangan antara menjaga norma dan konsekuensi pekerjaan pun berkelebat dalam pikirannya sebelum akhirnya mengambil keputusan.
Insiden ini, yang kemudian dibagikan AR beserta rekaman videonya di media sosial, menyoroti kembali tantangan yang sering dihadapi pekerja layanan transportasi daring. Mereka tidak hanya bertugas mengemudi, tetapi juga kerap harus menghadapi situasi tak terduga yang menguji kesabaran dan kewaspadaan.
Artikel Terkait
KPK Buka Peluang Panggil Mantan Anggota DPR Terkait Kasus Suap Proyek Kereta
Ayah di TTS Jadi Tersangka Usai Cekoki Bayi 11 Bulan Miras Sambil Lucu-lucuan
Banjir Jember Meluas ke 10 Kecamatan, 7.445 KK Terdampak dan Satu Korban Meninggal
Suzuki Access 125 Diluncurkan di IMOS 2026, Harga Rp25,5 Juta