Isu yang beredar di media sosial belakangan ini cukup mengejutkan: Joko Widodo, presiden ketujuh Republik Indonesia, dikabarkan akan bergabung dengan Dewan Pertimbangan Presiden di era kepemimpinan Prabowo Subianto. Namun, kabar itu langsung ditepis oleh pria yang akrab disapa Jokowi itu sendiri. Rupanya, mantan presiden ini punya rencana lain, dan itu jauh dari hiruk-pikuk ibu kota.
Menurut sejumlah saksi, Jokowi memberikan klarifikasinya di Solo, tepatnya di kawasan Stadion Manahan, pada Jumat (13/2/2026). Saat ditemui, dia dengan lugas membantah isu tersebut.
"Nggaklah, saya di Solo saja," ucap Jokowi singkat.
Kalimat itu diulanginya beberapa kali, seolah untuk menegaskan pilihannya. Di sisi lain, Jokowi juga menekankan statusnya yang kini sudah bukan pejabat pemerintah lagi. Dia menyebut dirinya telah purnatugas. Soal ada tidaknya permintaan resmi dari pihak Istana untuk duduk di Wantimpres, mantan Wali Kota Solo ini memilih untuk tidak berkomentar panjang lebar.
"Saya ini sekarang bukan pejabat pemerintah lagi, ya sudah ada di Solo. Sudah saya sampaikan, saya di Solo saja. Saya di Solo saja," imbuhnya, menutup percakapan.
Gelombang isu itu sendiri pertama kali muncul dari sebuah unggahan di platform Facebook. Akun tersebut menyebut bahwa Prabowo Subianto akan menunjuk pendahulunya untuk mengisi posisi di lembaga pertimbangan itu. Tapi, seperti terlihat jelas dari penampakan Jokowi di Solo, dia tampak lebih memilih ketenangan kota kelahirannya ketimbang kembali ke lingkaran kekuasaan.
Artikel Terkait
Kemendagri Serahkan Hak Cipta Inovasi Daerah, Jatim Jadi Sorotan
Siswi Tewas Tertimpa Truk Molen Diduga Akibat Jalan Rusak di Tangerang
Jokowi Setuju UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, Tegaskan Revisi Dulu Inisiatif DPR
Amazon Perluas Program Girls Tech Day ke Siswi SD untuk Dongkrak Talenta Digital Perempuan