Bagaimana dengan Commercial Low? Di sini, Gran Max series benar-benar tak tertandingi. Seri ini membukukan penjualan 61.871 unit dan memimpin pasar dengan pangsa yang sangat besar, 65%. Rinciannya, Gran Max Pick Up terjual 43.199 unit (menguasai sekitar 58% segmen Pick Up Low), sementara Gran Max Mini Bus laku 18.672 unit (mendominasi dengan 92% di segmen Semi Commercial).
Tak Hanya Jualan, Dukungan Layanan dan Ekspor Juga Kuat
Capaian di atas tentu tidak lepas dari dukungan layanan purnajual yang ekstensif. Jaringannya mencakup lebih dari 260 outlet, 170 bengkel resmi, 320 armada Daihatsu Mobile Service (DMS), serta 3.320 part shop yang tersebar di seluruh Indonesia.
Di sisi lain, aktivitas produksi ADM sepanjang 2025 juga tak kalah sibuk. Mereka memproduksi lebih dari 381 ribu unit untuk grup Daihatsu dan model kolaborasi. Pabrik di Indonesia tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga menjadi basis produksi dan komponen untuk pasar global.
Fakta ini terlihat dari kinerja ekspor. ADM mengekspor kendaraan ke lebih dari 60 negara, mulai dari ASEAN, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, hingga Amerika Latin. Sepanjang 2025, ekspor kendaraan utuh (CBU) mereka melonjak 13% menjadi lebih dari 124 ribu unit, dari sebelumnya sekitar 110 ribu unit di tahun 2024.
Filipina menjadi tujuan ekspor terbesar dengan kontribusi 34,8%, disusul Jepang (9,7%), dan Meksiko (8,6%).
“Capaian ekspor ini menunjukkan bahwa pasar dunia percaya pada kualitas produksi Daihatsu dari Indonesia. Komitmen kami ke depan adalah terus meningkatkan daya saing, baik dari sisi kualitas manufaktur maupun penguatan rantai pasok lokal. Semua itu demi kontribusi positif bagi industri otomotif nasional,” tambah Agung menutup pembicaraan.
(UDA)
Artikel Terkait
KPK Sita Belasan Juta Dolar AS di Safe House Kasus Suap Bea Cukai
Rem Blong, Truk Batu Gamping Terguling di Tanjakan Pok Cucak Gunungkidul
Cuaca Ekstrem Tewaskan 45 Orang di Afghanistan dan Pakistan
Iran Serang Fasilitas Militer Israel, Sidang Parlemen Terhenti