ungkapnya.
Namun begitu, semua rencana besar butuh dukungan dana yang kuat. Di sinilah Fadli mendorong sinergi dengan institusi seperti ADFIMI dan Islamic Development Bank (IsDB). Tak lupa, ia juga mendorong kerja sama lintas sektor yang melibatkan Kementerian Agama dan Bank Syariah Indonesia.
Pandangan serupa datang dari tamunya. Ilhami Öztürk menyambut baik ide kolaborasi pendanaan ini. Ia berharap bisa menjalin kerja sama dengan bank-bank syariah untuk memajukan ekonomi dan budaya kedua negara.
"Kami tengah menyelenggarakan banyak acara bertema finansial. Untuk mendukung hal tersebut, kami juga telah menggandeng banyak mitra, seperti di negara Malaysia dan Indonesia,"
kata Ilhami.
Pertemuan yang juga dihadiri oleh Dirjen Diplomasi Kebudayaan Endah T.D. Retnoastuti dan Specialist ADFIMI Mehmed Rasid Kansu itu ditutup dengan harapan. Fadli berharap diplomasi budaya bisa terus diperkuat, bukan hanya untuk mempromosikan seni, tetapi juga menguatkan pondasi ekonomi budaya Indonesia dan Turkiye ke depannya.
Artikel Terkait
Lelang KPK Raup Rp 10,9 Miliar, Dua HP Bekas Laku Rp 59 Juta Tak Ditebus
Prajurit TNI Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon, DPR Desak Langkah Diplomatik
Mantan Guru Depok Diamankan Usai Sebar Brosur Penawaran Jasa Seks di Pamulang
BMKG Peringatkan Hujan Ringan hingga Petir Melanda Sejumlah Wilayah Hari Ini