jelasnya. Jadi, untuk kategori terparah, bantuan tidak langsung dicairkan melainkan diwujudkan dalam bentuk pembangunan rumah.
Di sisi lain, Tito memastikan bahwa pemerintah hadir dan terus bekerja keras mendorong pemulihan, khususnya di Aceh Tamiang. Sinergi antar pihak dinilainya telah membuahkan hasil yang signifikan. Roda pemerintahan dan perekonomian perlahan mulai berdenyut lagi. Namun begitu, perjuangan belum usai.
“Meskipun ada beberapa daerah yang masih ada lumpurnya, kita harus bertarung. Tapi kita jangan berhenti. Saya tahu bahwa orang-orang Aceh, orang-orang yang petarung, yang kuat,”
tutup Tito, menyemangati.
Acara hari ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat. Turut hadir secara langsung Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dan Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, plus pejabat terkait dari kementerian dan lembaga. Sementara dari layar virtual, hadir Menko PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, serta para kepala daerah lainnya.
(prf/ega)
Artikel Terkait
Indonesia Buka Investasi Karbon Swasta, Jepang Diajak Kerja Sama di Tokyo
Pertamina Pastikan Harga BBM Tak Berubah Sepanjang April 2026
KPK Perpanjang Masa Tahanan Yaqut Cholil Qoumas
Anak 5 Tahun Diserang Anjing Liar di Polewali Mandar, Satu Ekor Ditembak Warga