MURIANETWORK.COM - Seorang perempuan berinisial SU (41) ditangkap warga usai diduga sengaja membakar sebuah toko emas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi pembakaran yang menggunakan botol berisi bensin itu disebut telah direncanakan pelaku sejak dari rumahnya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Rok Pelaku Terbakar Saat Kabur
Saksi mata bernama Awal (36) melihat langsung momen pelaku kabur dari toko usai memicu kobaran api. Dalam kepanikan itu, bagian rok yang dikenakan SU sempat terbakar. Awal menuturkan, api hanya menjalar di lantai dan tidak merusak peralatan di dalam toko.
"Sempat terbakar juga itu ibu, bagian roknya di belakang. Tidak ada korban lain, dia ji saja kena api. Alat-alat di dalam tidak ada ji juga terbakar, di lantai ji. Tidak dilempar (botol menyerupai bom molotov), cuma jatuh di lantai, (terus) nyala," ujarnya.
Meski sempat berniat mengejar, Awal memilih untuk memadamkan api terlebih dahulu. Upaya itu ternyata dibarengi dengan aksi warga lain yang berhasil menangkap dan mengamankan pelaku di lokasi kejadian.
"Itu api sumbernya Ibu yang bawa, itu botol saya kurang tahu disimpan di tasnya atau dia pegang. Yang jelas, begitu nyala, dia keluar itu ibu," tambah Awal.
Diamankan dari Amukan Massa
Saksi lain, Firman (42), mengisahkan suasana mencekam pasca kebakaran. Untuk menghindari amukan massa, pelaku yang telah ditangkap warga kemudian dibawa masuk ke sebuah toko terdekat. Baru sekitar satu jam kemudian, petugas kepolisian tiba untuk melakukan pengamanan.
"(Pelaku) diamankan masuk toko biar tidak dimassa. Tapi kita sempat fokus dulu padamkan api, tapi ada yang lihat pelakunya lari, jadi dikejar," tutur Firman.
Firman juga turun tangan membantu proses pemadaman. Dari pengamatannya di lokasi, ia melihat barang bukti berupa botol air mineral yang diisi bensin dan sejumlah tisu yang digunakan sebagai sumbu. Dengan sigap, ia berusaha mencegah api membesar.
"Pakai botol mineral diisi bensin, ada tisu banyak terbakar, masih ada sisa-sisanya. Itu tadi awal pakai bajunya tutup itu api biar tidak membesar. Saya tendang botolnya dulu (keluar dari toko)," jelasnya.
Insiden ini menyisakan sejumlah pertanyaan mengenai motif di balik aksi nekat tersebut. Investigasi lebih lanjut dari pihak berwajib masih terus dilakukan untuk mengungkap kronologi dan alasan sebenarnya.
Artikel Terkait
Daya Wanita PAM JAYA dan WCR Edukasi Ibu di Jakarta Utara Cegah Stunting
Akses Jalan Utama di Kampung Sekumur, Aceh Tamiang, Akhirnya Terbuka Setelah Terputus 10 Hari
Lubang Besar di Jalan Sholeh Iskandar Bogor Picu Kemacetan dan Kekhawatiran
Imbauan Dinkes Tangerang Terlambat, Warga Sempat Konsumsi Ikan Tercemar Cisadane