Saat banjir menerjang, Suryati sedang tidak di rumah. Dia ada di Kecamatan Gunung Putri. Pulang, keadaan sudah kacau balau. Warga dan petugas berkerumun membersihkan lumpur. Kerusakan di rumahnya parah.
Kini, meski air sudah tak ada, sisa lumpur dan kerusakan bangunan masih menjadi saksi bisu. Perbaikan pun belum sepenuhnya dilakukan.
Janji Normalisasi dari Pemerintah
Di sisi lain, pemerintah daerah mulai bicara soal penanganan. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa banjir di Cijayanti kerap terjadi karena luapan air yang langsung masuk ke jalan saat hujan deras.
Dia menyebut upaya penanganan awal akan dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian. Normalisasi sungai dan situ menjadi prioritas.
Janji itu kini dinanti warga. Sembari membersihkan sisa lumpur di rumah mereka, dan menatap langit setiap kali mendung mulai datang.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Takluk di Final FIFA Series, Herdman: Ini Baru Pondasi
Wanita Pengendara Motor Tewas dalam Tabrakan dengan Pikap di Jalan Raya Iwul Bogor
Komisi III DPR Gelar Rapat Lanjutan, Desak Polisi Ungkap Kasus Penyekan Andrie Yunus
Bupati Lebak Sentil Status Mantan Napi Wakilnya di Acara Halalbihalal