Di bawah terik matahari Jumat siang, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berdiri di lokasi groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat. Acara itu tak biasa, karena dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Di situlah Sigit menyampaikan target ambisius Polri: membangun 1.500 SPPG di seluruh Indonesia pada tahun 2026 ini.
Namun begitu, target angka itu tak kaku. Sigit menegaskan, semuanya bisa menyesuaikan dengan arahan lebih lanjut dari Presiden.
"Pada tahun 2026 Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia. Namun kalau ada arahan lebih lanjut dari Bapak Presiden, kami menyesuaikan," ujar Jenderal Sigit.
Alasan penambahan target itu cukup jelas: memperluas jangkauan. Dengan lebih banyak SPPG, akses masyarakat terhadap makanan bergizi diharapkan bisa semakin merata. Itu intinya.
Di sisi lain, soal kualitas tak boleh dilupakan. Sigit menegaskan, standar mutu, higienitas, dan keamanan pangan adalah prioritas utama Polri. Saat ini, capaiannya sudah mulai terlihat. Dari seluruh SPPG yang beroperasi, 201 di antaranya telah mengantongi sertifikat laik higiene sanitasi. Lalu, ada 119 unit yang punya sertifikat halal, dan 147 lainnya telah lulus uji laboratorium.
"Polri senantiasa menempatkan aspek standarisasi mutu higienitas dan keamanan pangan sebagai prioritas utama," tegasnya.
Program SPPG ini punya tujuan yang mulia. Fokusnya adalah meningkatkan status gizi anak-anak, mencegah stunting, dan pada akhirnya mendukung kualitas hidup serta tumbuh kembang mereka. Ini kerja nyata yang dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat.
Secara lebih luas, inisiatif ini adalah bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintahan Prabowo, khususnya yang tercantum dalam Asta Cita. Kontribusi kecil-kecilan ini diharapkan bisa menyumbang untuk visi besar Indonesia Emas 2045.
Dengan beroperasinya lebih banyak SPPG, harapannya layanan pemenuhan gizi bisa benar-benar optimal. Bukan sekadar angka dan target, tapi manfaat yang nyata sampai ke tangan yang membutuhkan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Bahas Prospek Ekonomi 2026 dalam Forum Strategis di Jakarta
Polres Bogor Terapkan Ganjil-Genap hingga Satu Arah di Puncak Saat Libur Imlek
Presiden Prabowo Sebut Laba BUMN Melonjak Empat Kali Lipat, Peringatkan Pejabat yang Rugikan Negara
Serangan Ukraina Lumpuhkan Listrik Belgorod, 220 Ribu Warga Terdampak