Investor Kripto Indonesia Tembus 20 Juta, Transaksi 2025 Capai Rp482 Triliun

- Jumat, 13 Februari 2026 | 08:45 WIB
Investor Kripto Indonesia Tembus 20 Juta, Transaksi 2025 Capai Rp482 Triliun

(Ilustrasi pergerakan harga aset kripto. Foto: dok KBI)

Transparansi Lewat Proof of Reserve

Nah, soal kepercayaan ini, Indodax punya langkah konkret. Mereka menerapkan sistem Proof of Reserve (PoR) yang bisa diverifikasi publik secara on-chain. Intinya, siapa saja bisa mengecek cadangan aset mereka langsung lewat halaman profil Indodax di CoinMarketCap.

Terakhir diperbarui per 12 Februari 2026, nilai aset dalam laporan PoR itu mencapai sekitar Rp9,3 triliun. Langkah transparansi semacam ini jelas ditujukan untuk membangun akuntabilitas dan memberi ketenangan bagi para penggunanya.

Namun begitu, pertumbuhan yang pesat harus diimbangi dengan pemahaman yang baik. Indodax rupanya menyadari betul hal ini. Mereka terus menggencarkan program edukasi melalui Indodax Academy. Tujuannya sederhana: memastikan para investor baru tidak buta soal risiko dan siap menghadapi gejolak pasar yang terkenal fluktuatif.

Menutup pembahasan, Antony menyampaikan optimisme yang cukup tinggi.

"Dengan fundamental yang kokoh dan dukungan regulasi yang makin matang, Indodax optimis industri kripto Indonesia akan terus tumbuh dan memberi kontribusi positif bagi ekonomi digital nasional ke depan," harap Antony.

Jadi, beginilah potret industri kripto tanah air saat ini. Berkembang pesat, didorong regulasi, dan mulai mengedepankan transparansi. Tinggal menunggu waktu, apakah momentum positif ini bisa bertahan dalam jangka panjang.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar