Warga Siak Biarkan Gajah Sumatera Makan Pisang di Kebun, Kapolda Apresiasi

- Kamis, 12 Februari 2026 | 23:05 WIB
Warga Siak Biarkan Gajah Sumatera Makan Pisang di Kebun, Kapolda Apresiasi

MURIANETWORK.COM - Sebuah video yang menunjukkan sikap warga di Minas Jaya, Kabupaten Siak, Riau, terhadap kawanan gajah Sumatera yang masuk ke kebunnya viral di media sosial. Alih-alih mengusir dengan kekerasan, pemilik kebun justru membiarkan hewan langka itu memakan pohon pisang miliknya. Peristiwa ini terjadi pada malam hari di akhir 2025, dan mendapat apresiasi luas, termasuk dari Kapolda Riau, atas sikap toleran yang menunjukkan upaya harmonisasi antara manusia dan satwa liar.

Momen Keberanian dan Welas Asih di Malam Hari

Rekaman yang beredar itu menangkap suasana mencekam sekaligus mengharukan. Dalam gelapnya malam, seorang warga perempuan merekam dari balik jendela saat beberapa ekor gajah Sumatera merambah kebun pisang di pekarangan rumahnya. Daripada panik atau berusaha mengusir, ia justru memilih untuk berkomunikasi dengan hewan-hewan besar itu dengan suara lembut, mengakui hak mereka untuk mencari makan.

"Pigi (pergi) ya, di hutan banyak makanannya yok, oke," ucapnya dalam video, mencoba membujuk kawanan gajah tersebut dengan penuh kesabaran.

Respons Bijak yang Menginspirasi

Sikap tenang dan tidak mengganggu dari warga tersebut rupanya berbuah baik. Gajah-gajah itu, yang diperkirakan berjumlah sekitar enam ekor, tidak menunjukkan sikap agresif. Setelah mengambil beberapa batang pisang, kawanan itu akhirnya pergi meninggalkan lokasi. Menurut keterangan warga setempat, kemunculan gajah di lokasi tersebut memang kerap terjadi, dengan frekuensi sekitar enam bulan atau setahun sekali.

Video yang pertama kali diunggah oleh pemilik akun TikTok @lusihastri pada Desember 2025 itu disertai narasi penuh empati. Unggahan tersebut menyiratkan keprihatinan mendalam terhadap nasib satwa liar yang kehilangan habitat.

"Gajahnya lapar, alhamdulillah ada sedikit pohon pisang di belakang rumah yang bisa mereka makan. Sehat-sehat ya gajah, maafkan manusia yang serakah itu ya," tulisnya dalam keterangan video.

Apresiasi dari Penegak Hukum dan Aksi Nyata

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar