Pagi itu, Jalan Raya Bogor di Cibinong sudah ramai. Lalu, sekitar pukul enam pagi, suara benturan keras memecah suasana. Sebuah sepeda motor dan sebuah bus bertabrakan. Kecelakaan itu berakhir tragis: seorang penumpang motor meninggal dunia di tempat.
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, mengonfirmasi hal ini pada Kamis (12/2/2026).
"Akibat kecelakaan tersebut, meninggal dunia satu orang penumpang sepeda motor Honda Vario berinisial MFAA (17)," ujarnya.
Rekannya, sang pengendara motor yang berinisial MFA, lebih beruntung. Ia hanya menderita luka-luka.
"Pengendara sepeda motor luka ringan dibawa ke RSUD Bakti Pajajaran Cibinong," jelas Ares.
Menurut penjelasan polisi, kronologi kejadiannya begini. Motor itu awalnya melaju dari arah Cibinong menuju Kota Bogor. Saat lampu hijau, pengendaranya berniat belok kanan ke arah Kompleks Pemda.
Namun begitu, manuver itu berujung petaka.
"Setiba di TKP saat kendaraan sepeda motor mendahului kendaraan bus dari arah kiri, pengemudi hilang kendali," papar Ares.
Motor itu lalu oleng ke kanan. Setangnya menghantam bodi samping bus dengan keras. Pengendaranya terlempar jatuh ke sisi kiri jalan.
Nasib sang penumpang, MFAA, jauh lebih malang.
"Sedangkan penumpangnya terjatuh ke kanan membentur ban belakang kiri bus yang didahuluinya sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas," bebernya.
Jalanan yang basah mungkin jadi faktor, tapi penyebab pastinya masih diselidiki. Pagi yang seharusnya biasa itu, berubah jadi duka bagi satu keluarga.
Artikel Terkait
Golkar Buka Peluang Dukung Prabowo di Pilpres 2029, Bahasan Cawapres Dinilai Prematur
Australia Tegur Keras Roblox Soal Ancaman Predator dan Konten Berbahaya bagi Anak
KPK Serahkan Aset Rampasan Korupsi Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar
Kapolri Soroti Ancaman Utama Global: Konfrontasi Geoekonomi hingga Kemiskinan