MURIANETWORK.COM - Pemerintah Kota Bandung secara resmi akan menutup seluruh tempat hiburan malam (THM) selama Ramadan dan perayaan Tahun Baru Imlek 2026. Kebijakan yang ditegaskan Wali Kota Muhammad Farhan ini bertujuan menjaga ketertiban umum dan menghormati kekhusyukan ibadah serta perayaan keagamaan di kota tersebut.
Komitmen Konsisten di Setiap Momen Agama
Menurut Farhan, langkah penutupan tempat hiburan saat hari besar keagamaan bukanlah hal baru. Pemerintah kota memiliki komitmen untuk konsisten menerapkannya setiap tahun, sebagai bentuk penghormatan terhadap semua pemeluk agama.
“Tempat hiburan malam selama bulan puasa harus ditutup. Sama seperti hari-hari besar keagamaan lainnya. Saat Imlek nanti juga akan ditutup,” ucap Farhan di Bandung, Kamis, 12 Februari 2026.
Surat Edaran dan Pengawasan Ketat
Untuk memastikan kebijakan ini terlaksana dengan baik, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung akan segera menerbitkan surat edaran resmi. Surat tersebut menjadi pedoman teknis bagi pelaku usaha mengenai waktu dan tata cara penutupan.
“Itu pasti akan dilakukan terus. Penutupan tetap berlaku. Kadis Budpar akan segera mengeluarkan surat edaran,” tegasnya.
Farhan menambahkan, aturan ini berlaku secara merata tanpa pengecualian bagi semua pengusaha di sektor hiburan malam. Di lapangan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan diperkuat untuk melakukan pengawasan rutin.
Sanksi Tegas untuk Pelanggar
Pemerintah kota tidak main-main dalam penegakan aturan ini. Bagi pelaku usaha yang kedapatan melanggar, sanksi administratif menunggu, dengan opsi terberat berupa pencabutan izin usaha. Langkah ini diambil untuk menciptakan efek jera dan memastikan kepatuhan kolektif.
Secara lebih luas, kebijakan ini bukan sekadar soal penertiban bisnis. Farhan melihatnya sebagai investasi sosial untuk menjaga kerukunan. Suasana kota yang kondusif selama bulan Ramadan dan perayaan Imlek diharapkan dapat memperkuat rasa saling menghargai di antara warga.
“Kita ingin Kota Bandung tetap tertib, saling menghormati, dan menjaga toleransi. Ini sudah menjadi komitmen bersama,” tandas Farhan menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Australia Tegur Keras Roblox Soal Ancaman Predator dan Konten Berbahaya bagi Anak
KPK Serahkan Aset Rampasan Korupsi Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar
Kapolri Soroti Ancaman Utama Global: Konfrontasi Geoekonomi hingga Kemiskinan
Aktivis Soroti Responsivitas dan Program Sekolah Gratis Andra Soni Setahun Memimpin Banten