Indonesia Tegaskan Prinsip Palestina Tak Berubah Meski Israel Gabung Dewan Perdamaian

- Kamis, 12 Februari 2026 | 13:35 WIB
Indonesia Tegaskan Prinsip Palestina Tak Berubah Meski Israel Gabung Dewan Perdamaian

"Dalam konteks tersebut, Indonesia melihat pentingnya keterlibatan para pihak yang berkonflik sebagai bagian dari proses menuju perdamaian," jelas Yvonne.

Ia melanjutkan, "Oleh karena itu, keanggotaan di BoP akan kami manfaatkan untuk mendorong keterlibatan Palestina. Prosesnya harus berorientasi pada kepentingan rakyat Palestina, menghormati hak-hak dasar mereka, dan mengarah pada solusi dua negara."

Soal keikutsertaan Israel sendiri, kabarnya langsung diumumkan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Saat berkunjung ke Washington pada Rabu (11/2) waktu setempat, Netanyahu bertemu dengan Trump dan Menlu AS Marco Rubio. Dalam sebuah foto yang beredar usai pertemuan, terlihat Netanyahu dan Rubio memegang dokumen bertanda tangan sang PM tentang bergabungnya Israel ke dewan tersebut.

"Saya menandatangani masuknya Israel sebagai anggota 'Dewan Perdamaian'," kata Netanyahu, seperti dilaporkan Al Arabiya dan Reuters.

Latar belakang pembentukan dewan ini berawal dari Resolusi DK PBB yang diadopsi November tahun lalu. Resolusi itu memberi wewenang untuk membentuk pasukan stabilisasi internasional di Gaza, menyusul gencatan senjata Oktober lalu. Rencana Trump ini disetujui oleh Israel dan Hamas.

Rencananya, dewan yang diketuai Trump ini akan mengawasi pemerintahan sementara Gaza. Bahkan, cakupannya disebutkan akan diperluas untuk menangani konflik global lainnya. Pertemuan perdana mereka dijadwalkan pada 19 Februari mendatang di Washington, dan agenda utamanya adalah membahas rekonstruksi Gaza. Kita lihat saja nanti bagaimana dinamikanya.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar