MURIANETWORK.COM - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) sukses melaksanakan uji coba pendaratan pesawat tempur di Jalan Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), Lampung. Latihan taktis yang dikenal sebagai Road Runway ini menampilkan dua jenis pesawat tempur, EMB-314 Super Tucano dan F-16 Fighting Falcon, mendarat di badan jalan tol yang berfungsi sebagai landasan darurat. Operasi ini menegaskan kesiapan dan kemampuan teknis penerbang TNI AU dalam mengantisipasi berbagai skenario operasional di lapangan.
Detik-Detik Pendaratan di Jalur Sempit
Suasana tegang namun penuh ketelitian terasa saat pesawat tempur F-16 bersiap mendarat. Sebagai pesawat ketiga yang melakukan pendekatan, pilot F-16 menunjukkan keahlian tinggi dengan melakukan dua kali percobaan approach sebelum akhirnya memutuskan untuk mendarat. Roda pendarat akhirnya menyentuh aspal jalan tol dengan presisi, menandai keberhasilan manuver yang membutuhkan kecermatan ekstra.
Apresiasi Atas Keberhasilan Latihan Penuh Tantangan
Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto, yang hadir menyaksikan langsung, memberikan apresiasi mendalam atas keberhasilan latihan ini. Ia menekankan bahwa tingkat kesulitan operasi ini sangat tinggi, terutama karena perbedaan lebar landasan yang signifikan.
"Ini lebarnya hanya 24 meter. Kalau untuk mobil mungkin cukup luas 24 meter, tapi untuk pesawat itu sangat mepet," tuturnya.
Donny menjelaskan bahwa pesawat tempur seperti F-16 biasanya membutuhkan landasan dengan lebar 45 hingga 60 meter untuk beroperasi dengan aman. Pendaratan di jalur yang separuh lebih sempit itu, menurutnya, membawa risiko yang tidak kecil.
"Tapi dengan 24 meter ini cukup riskan. Dan alhamdulillah penerbang TNI Angkatan Udara sudah dilatih untuk landing di runway yang sempit dan alhamdulillah semuanya berhasil, sehingga selamat kepada Pak Kasau atas terlaksananya uji coba ini," pungkasnya.
Ucapan selamat tersebut sekaligus menggarisbawahi nilai latihan ini bukan sekadar demonstrasi, tetapi validasi nyata atas hasil pelatihan intensif dan profesionalisme kru udara dalam menghadapi kondisi lapangan yang menantang.
Artikel Terkait
Kuasa Hukum Bantah Dakwaan Korupsi Plaza Klaten: Klien Bantu Daerah dengan Dana Pribadi
Eksodus Tenaga Kerja Selandia Baru ke Australia Capai 70.000 Orang dalam Setahun
BMKG Waspadakan Potensi Hujan Lebat hingga Ekstrem di Sejumlah Wilayah
Kebakaran Hanguskan Pabrik Cat di Cikupa, Tak Ada Korban Jiwa