MURIANETWORK.COM - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mendesak Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, untuk mengusut tuntas dugaan praktik pemalakan terhadap pedagang di Pasar Raya Padang Fase VII. Pertemuan kedua tokoh ini berlangsung di Jakarta, Rabu (11/2/2026), menyusul keluhan para pedagang kecil yang merasa dirugikan oleh oknum berjuluk 'tuan takur'.
Desakan untuk Lindungi Pedagang Kecil
Dalam pertemuan yang diadakan di sela Rapim Polri itu, Andre Rosiade menegaskan bahwa langkahnya merupakan bentuk komitmen untuk membela warga. Ia menyatakan telah memberikan waktu tiga kali 24 jam kepada pihak terduga sebelum akhirnya membawa persoalan ini langsung ke pimpinan kepolisian daerah. Hal ini menunjukkan tingkat urgensi dan keprihatinan yang mendalam terhadap kondisi di lapangan.
Andre, yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, secara khusus menyoroti pembangunan Pasar Raya Padang Fase VII oleh pemerintah pusat. Menurutnya, fasilitas yang dibangun dengan kualitas baik itu harus menjadi pendorong ekonomi, bukan justru menjadi tempat intimidasi.
"Saya sengaja mencari Pak Kapolda yang sedang menghadiri Rapim Polri di Jakarta. Ini bentuk keseriusan kami membela pedagang kecil. Pemerintah pusat sudah membangun Pasar Fase VII dengan kualitas yang baik, tapi jangan sampai pedagang yang sudah masuk malah dipalak," tegasnya.
Oknum 'Tuan Takur' dan Komitmen Penegakan Hukum
Politikus asal Sumatera Barat itu mengungkapkan, terduga pelaku yang dikenal dengan sebutan 'tuan takur' diduga berinisial M. Ia mendesak aparat untuk segera bertindak agar praktik serupa tidak terulang dan merugikan lebih banyak pedagang. Andre menekankan, negara tidak boleh kalah dengan oknum yang mencari keuntungan dengan cara melanggar hukum.
"Kita harus bela pedagang yang ditindas tuan takur," ujar Andre yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM).
Respons Cepat dari Kapolda Sumbar
Menanggapi desakan tersebut, Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, langsung menyatakan akan menindaklanjuti laporan itu. Ia mengapresiasi inisiatif Andre Rosiade yang secara langsung menyampaikan keluhan masyarakat, menunjukkan adanya komunikasi yang baik antara perwakilan rakyat dan penegak hukum.
"Terima kasih Uda Andre sudah jauh-jauh menyampaikan persoalan warga Sumatera Barat. Insyaallah apa yang disampaikan akan saya perintahkan kepada jajaran untuk diungkap. Tidak boleh ada oknum atau siapapun yang melakukan pelanggaran hukum dan merugikan masyarakat. Kita tegakkan aturan itu," janji Gatot dengan tegas.
Komitmen dari pimpinan kepolisian daerah ini diharapkan dapat segera diwujudkan dalam tindakan nyata, memberikan rasa aman bagi para pedagang dan memastikan iklim usaha yang sehat di pasar rakyat tersebut.
Artikel Terkait
Charles Honoris Dorong Pemerintah Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 216,5 Juta Warga
WWE 2K26 Hadirkan Mode Punked, Kisahkan Karier CM Punk dengan Skenario What If
Polisi Selidiki Pencurian Laptop dan Ponsel Peserta Rapat di Hotel Bintang Lima Jakarta
Sidang Isbat Awal Puasa Ramadhan 2026 Dijadwalkan 17 Februari