Latar Belakang Polemik Anggaran Kapal
Gesekan pendapat antara kedua menteri ini berawal dari pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam sebuah forum yang diselenggarakan Kadin Indonesia. Purbaya menyatakan keheranannya karena anggaran untuk pengadaan kapal dari Kementerian Keuangan telah dicairkan, namun industri galangan kapal dalam negeri belum menerima pesanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Menanggapi hal itu, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono membalas melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Trenggono meminta Purbaya untuk mengecek ulang informasi tersebut kepada jajarannya di Kemenkeu.
"Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar nggak itu uang kapal sudah dikucurkan," tanya Trenggono dalam unggahan tersebut.
Trenggono kemudian memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai skema pendanaan proyek tersebut. Ia menegaskan bahwa sumber dana pembangunan kapal berasal dari pinjaman luar negeri, bukan dari angggaran negara secara langsung.
"Yth Menteri Keuangan, supaya Anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK," tegas Trenggono.
Berdasarkan catatan, pemerintah Indonesia memang memiliki rencana pembangunan 1.500 kapal ikan yang didanai melalui kerja sama kredit dengan pemerintah Inggris. Polemik ini menyoroti pentingnya koordinasi dan pemahaman yang sama antar kementerian dalam menjalankan program strategis nasional.
Artikel Terkait
Studi UI: Krisis Selat Hormuz 2026 Berdampak Asimetris pada BUMN, Ada yang Tertekan Ada yang Diuntungkan
Anggota DPRD Palembang Dukung Pembatasan Akun Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 di GBK
TNI AU Gelar Bakti Sosial, Berikan Kaki Palsu Gratis di Yogyakarta