Prabowo Blusukan ke Tiga Kabupaten Sumbar yang Porak-Poranda Diterjang Banjir

- Rabu, 17 Desember 2025 | 22:45 WIB
Prabowo Blusukan ke Tiga Kabupaten Sumbar yang Porak-Poranda Diterjang Banjir

Presiden Prabowo Subianto kembali turun ke lapangan. Kali ini, tujuannya adalah Sumatera Barat. Menurut rencana, Kamis besok (18/12/2025) ia akan mendatangi tiga kabupaten yang porak-poranda diterjang banjir dan tanah longsor.

Udara Padang sudah disambanginya lebih dulu. Prabowo mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, Rabu malam kemarin. Ini bukan kunjungan pertama dalam dua pekan terakhir.

Informasi ini diumumkan oleh Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, lewat akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet.

"Tiga hari setelah mengunjungi Aceh untuk ketiga kalinya dan Sumatra Utara untuk kedua kalinya. Pada malam hari ini Presiden Prabowo Subianto kembali mendarat di Sumatra Barat untuk kedua kalinya dalam 2 minggu terakhir,"

tulis Teddy.

Begitu turun dari pesawat, agenda langsung dimulai. Presiden menggelar rapat terbatas di Markas Kodam Sumbar, sebelum akhirnya beristirahat di Padang untuk persiapan hari esok.

Nah, keesokan harinya, giliran tiga daerah yang jadi sasaran kunjungan. Menurut Teddy, ketiganya adalah Kabupaten Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar. Wilayah-wilayah itu masih berjuang pulih dari amukan alam.

"Setelah bermalam di Padang, keesokan harinya, Presiden akan berkunjung ke 3 kabupaten terdampak bencana, yakni Kab. Agam, Kab. Padang Pariaman dan Kab. Tanah Datar,"

ungkapnya.

Rencananya, Prabowo akan blusukan ke sejumlah titik krusial. Ia akan melihat dari dekat proses pembangunan hunian sementara, menengok kondisi pengungsian warga, serta memeriksa jembatan-jembatan yang rusak parah. Intinya, ia ingin memastikan sendiri bagaimana pemulihan infrastruktur berjalan di lapangan.

Kunjungan ini punya tujuan yang jelas: mendorong percepatan pemulihan. Pemerintah ingin memastikan bantuan dan perbaikan benar-benar sampai, agar kehidupan warga yang terdampak bisa kembali normal secepat mungkin.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar