Polsek Mampang Dirikan Posko di Lokasi Kebakaran untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban

- Selasa, 10 Februari 2026 | 20:00 WIB
Polsek Mampang Dirikan Posko di Lokasi Kebakaran untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban

Asap masih mengepul tipis ketika petugas Polsek Mampang Prapatan mendirikan posko darurat di Jalan Bangka III. Lokasinya tepat di titik kebakaran, memudahkan warga yang rumahnya hangus untuk mengurus dokumen mereka yang ikut terbakar. Jadi, nggak perlu repot-repot datang ke kantor polsek.

Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Wahid Key, menegaskan layanan ini bentuk kepedulian mereka.

"Posko ada di lokasi kebakaran, jadi nggak perlu ke Polsek. Untuk memudahkan bagi korban kebakaran bentuk kepedulian Polsek Mampang,"

Katanya, Selasa (10/2/2026) lalu. Yang penting, semua pengurusan dokumen hilang ini gratis. Tidak ada biaya sepeser pun. Warga bisa melaporkan kehilangan beragam surat berharga, mulai dari kartu ATM, buku nikah, STNK, sampai ijazah sekolah.

Kebakaran yang terjadi dini hari itu memang cukup hebat. Menurut laporan, sekitar 16 rumah ludes dilalap api, mengakibatkan puluhan jiwa dari 22 keluarga harus mengungsi. Mereka saat ini berteduh di halaman Masjid At-Taqwa yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian.

Di sisi lain, bantuan pun berdatangan. Unsur TNI-Polri dan Pemkot Jaksel turun langsung. Tak ketinggalan, BPBD DKI, Dinsos, pengurus masjid, hingga para tetangga saling bahu-membahu. Bantuan yang disalurkan beragam; ada makanan, minuman, kasur lipat, perlengkapan mandi, hingga tas dan seragam sekolah untuk anak-anak.

Menurut Kepala Sudin Gulkarmat Jaksel, Asril Rizal, api mulai berkobar sekitar pukul 04.39 WIB. Dugaan sementara, penyebabnya adalah masalah kelistrikan.

"Dugaan penyebab fenomena listrik,"

ujarnya. Untuk mengatasinya, petugas damkar mengerahkan 19 unit mobil dan 91 personel. Proses pemadaman sendiri ternyata makan waktu lama, lebih dari tiga jam. Puncaknya, pemadaman baru dinyatakan selesai pukul 07.55 WIB, setelah melalui tahap pendinginan yang cukup panjang.

Kerugian material diperkirakan mencapai angka hampir Rp 3 miliar, dengan luas area terbakar sekitar 875 meter persegi. Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya rasa shock dan kehilangan yang harus dipikul oleh puluhan warga yang terdampak.

Kapolsek bersama sejumlah pejabat setempat sudah meninjau lokasi. Mereka melihat sendiri dampaknya dan berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar