Hanwha Life Kuasai 40% Saham Nobu Bank, Pacu Ekspansi Jaringan dan Layanan Digital

- Selasa, 10 Februari 2026 | 18:45 WIB
Hanwha Life Kuasai 40% Saham Nobu Bank, Pacu Ekspansi Jaringan dan Layanan Digital

Sudah lebih dari seperempat abad berlalu, dan PT Bank Nationalnobu Tbk atau yang akrab disapa Nobu Bank masih setia berkecimpung di dunia perbankan Indonesia. Bank swasta nasional berstatus devisa ini bukanlah pemain baru. Mereka punya sejarah panjang.

Visi mereka cukup ambisius: ingin jadi bank berstandar global. Tapi di lapangan, komitmennya lebih konkret: mengemban kepercayaan nasabah, mendukung pengembangan UKM, dan turut mendorong roda ekonomi nasional. Untuk mewujudkannya, ekspansi jaringan fisik dan penguatan layanan digital lewat berbagai e-channel terus digenjot.

Di Balik Layar: Siapa Pemegang Kendali?

Struktur kepemilikannya menarik untuk disimak. Jika menengok laman resmi bank per akhir 2025, terlihat dominasi pemegang saham asal Korea Selatan. Hanwha Life Insurance Co., Ltd memegang porsi saham pengendali terbesar, yakni 40 persen tepat.

Posisi berikutnya diisi oleh sejumlah entitas lokal. PT Prima Cakrawala Sentosa menguasai 20,86 persen, disusul PT Matahari Department Store Tbk dengan 9,73 persen. Lalu ada PT Star Pacific Tbk sebesar 8,31 persen, dan OCBC Securities Pte Ltd memegang 6,90 persen saham.

Lengkapnya Portofolio Layanan

Nah, soal produk, Nobu Bank berusaha menjangkau hampir semua segmen. Mereka mengelompokkannya dengan cukup jelas.

Untuk segmen perorangan, misalnya. Yang ditawarkan mulai dari produk simpanan biasa seperti tabungan dan deposito, hingga pinjaman semacam KPR dan KTA. Mereka juga punya layanan wealth management untuk investasi, plus tentu saja, beragam saluran digital seperti mobile banking dan e-money.

Lalu, untuk para pelaku UMKM, bank ini menyediakan paket yang lebih spesifik. Selain simpanan, ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan layanan pembayaran QRIS yang kini sudah jadi kebutuhan pokok.

Sementara bagi klien korporasi, layanannya meliputi fasilitas kredit, deposito, giro, serta layanan pendukung seperti payroll dan e-channel. Cukup komprehensif.

Dengan pengalaman puluhan tahun, kepemilikan yang didukung raksasa asal Korea, serta ragam produk yang lengkap, Nobu Bank tampaknya bertekad kuat untuk jadi salah satu pilihan utama masyarakat. Perjalanan 25 tahun lebih mungkin baru babak awal. Tantangan ke depan, tentu saja, adalah bagaimana tetap relevan di tengah persaingan yang semakin ketat dan digital.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar