Di ruang sidang yang tegang, Ghislaine Maxwell memilih untuk diam. Ketika Komite Pengawasan dan Reformasi DPR AS mengajukan pertanyaan demi pertanyaan pada deposisi Senin lalu, rekan mendiang Jeffrey Epstein itu hanya bersandar pada hak Amandemen Kelima Konstitusi. Ia menolak bicara, tak mau memberikan kesaksian yang bisa memberatkan dirinya sendiri.
Sikapnya itu langsung memantik reaksi. Anggota komite dari kedua partai sama-sama menyayangkannya. James Comer, sang ketua, tak menyembunyikan kekecewaannya. “Deposisi ini gagal mengungkap informasi baru soal kejahatan Epstein atau kemungkinan keterlibatan orang lain,” ujarnya. Intinya, hasilnya nol besar.
Namun begitu, di balik kesunyian Maxwell, terselip spekulasi politik yang panas. Sejumlah anggota Demokrat menuding, kebungkamannya itu adalah strategi. Mereka menduga Maxwell sedang mengulur waktu, menunggu kemungkinan pengampunan dari Presiden Donald Trump.
Perwakilan Demokrat James Walkinshaw pun mendesak. Ia meminta Trump untuk secara terbuka menyatakan tak akan memberi pengampunan kepada wanita yang kini menjalani hukuman 20 tahun penjara itu.
Lalu, bagaimana tanggapan tim hukum Maxwell?
Artikel Terkait
Trump Kritik Respons NATO dalam Konflik dengan Iran di Selat Hormuz
Prabowo Sambut Anwar Ibrahim di Istana, Bahas Geopolitik dalam Silaturahmi Lebaran
PM Anwar Ibrahim Tiba di Jakarta, Bahas Dampak Konflik Asia Barat dengan Prabowo
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis di Laga Perdana FIFA Series 2026